Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Belajar dari Sepakbola

 


Oleh: Hariski Romadhona

Tahun 2022 adalah tahun yang dinanti nanti oleh para pecinta sepakbola se-jagad raya. Pasalnya ditahun ini adalah tahun diselenggarakanya piala dunia ke 22 yang mana Qatar terpilih menjadi tuan rumah. Sepakbola memang menjadi olahraga favorit di kalangan para kaum adam. Banyak orang yang rela mengeluarkan uang banyak demi menonton klub favoritnya secara live dilapangan. Mereka membeli kaos, merchandise klub yang mereka cintai dengan pastinya mereka lumayan merogoh koceh yang banyak apabila membeli yang original.

Dari sepak bola kita dapat belajar banyak hal. Bukan hanya sebatas olahraga yang menyehatkan badan, dari sana kita banyak belajar banyak hal. Dalam satu tim sepak bola terdiri dari 11 pemain yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama yaitu mencetak gol sebanyak banyaknya. Sama seperti sepakbola, kehidupan kita adalah kehidupan tim yang mana memang kita adalah manusia sosial yang mana saling membutuhkan atau bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai suatu tujuan.

Bermain sepakbola, seorang pemain tidak akan bisa memasukkan bola tanpa kerjasama tim. Hal itu disebabkan dalam permainan selalu ada lawan yang akan selalu menghadang dan merebut bola yang sedang dikuasai. Kalaupun dia bisa minggiring bola, bisa melewati pertahanan lawan dan akhirnya mencatak gol, pasti ada peran teman yang berperan penting dalam proses itu, setidaknya membantu mengecoh dan memecah konsentrasi lawan.

Bila dimaknai dalam kehidupan,cobaan itu pasti akan ada. Selama kita masih hidup maka yang namanya cobaan pasti ada, dan tinggal kita bersabar dalam menghadapinya. Kita akan selalu memerlukan orang lain, apapun profesi kita. Murid memerlukan guru, pengusaha memerlukan mitra bisnis, pedagang memerlukan pembelinya. Sepak bola mengajari kita bahwa tujuan tidak akan tercapai tanpa kerjasama dan kerja keras. Maka hormatilah dan bekerja samalah.

Bola yang bentuknya bulat, yang mana semua permukaan berpeluang sama untuk berada di atas, dibawah, disamping, depan dan belakang. Dari situ dapat dimaknai bahwa setiap manusia memiliki peluang yang sama dan berkesempatan yang sama pula untuk berada di posisi atas. Tapi ingat, bahwa posisi ataspun apabila permukaanya ditentang akan berubah posisi menjadi entah disamping atau dibawah. Bagi manusia yang sedang berada dibawah teruslah semangat dan berjuang menjalani hidup, karena hidup ini seperti bola pasti ada masanya kita akan berada diatas. Bagi manusia yang sudah diatas, harus menyadari tidak selamanya akan berada diatas. Kesempatan untuk jatuh, miskin, hina akan selalu ada. Tetaplah rendah hati dan jangan sombong.

Masih banyak lagi sebenarnya pelajaran yang dapat kita ambil dari sepak bola. Dia adalah olah raga yang dicintai banyak orang, mulai anak anak hingga kakek nenek yang banyak sekali mengandung pelajaran yang bisa kita terapkan dalam hidup jika kita mencermatinya. Bukan hanya sepak bola, tapi apapun itu.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar