Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Sosok Nyentrik, Pak Bas

Sumber: www.akamaized.net


Oleh: Hariski Romadona S.

    Baru-baru ini media viral dengan berita adanya salah seorang Menteri yang sedikit berbeda dengan kebanyakan Menteri lainya. Pak Bas lah nama panggilan yang kerap dipakai oleh kebanyakan orang. Nama lengkap beliau beserta gelarnya ialah Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M. Sc. Beliau adalah bapak bapak kelahiran Surakarta 5 November 1954. Dengan gelar sepanjang itu, tidak lain dan tidak bukan harus ditempuh dengan Pendidikan formal yang cukup panjang pula. Beliau menempuh Pendidikan S1 di Jurusan Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (1979) dan melanjutkan S2 dan S3 dengan jurusan yang sama di Colorado State University (1989). 

    Jam terbang beliau dalam bidang pembangunan infrastruktur Indonesia jangan ditanya lagi. Karir beliau diantaranya ialah Pemimpin Proyek Induk Pengelolaan Wilayah Sungai (PWS) Ciliwung Cisadane (2000-2001), Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (2005-2007) dan sekarang beliau diangkat oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2014-Sekarang). Beliau juga mempunyai segudang prestasi diantaranya Piagam Penghargaan Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum (1995), Penghargaan Tokoh Perubahan dari Republika (2018), dan masih banyak lagi.

    Berita beliau baru baru ini ialah ketika beliau tiba-tiba menjadi seorang fotografer saat Pak Jokowi mengajak tamu-tamunya G20 meninjau meninjau kawasan konservasi Mangrove Tahura di Denpasar, Bali. Beliau tampil dengan layaknya seorang wartawan dengan baju putih, tentunya memegang kamera, dan mengenakan topi hitam agak pudar lambang Kementrian PUPR yang dibalik ke belakang. Lari lari dan berjalan mundur bersama wartawan lainya beliau jabanin untuk mengabadikan momen-momen penting. Tidak ketinggalan Pak Bas juga mengalungkan kartu pers wartawan di kerahnya. Setelah dikonfirmasi oleh beberapa awak media Pak Bas melakukan hobinya itu setelah beliau menyelesaikan tugas kenegaraanya selaku Menteri. Memang luar biasa Menteri yang satu ini. 

    Dilihat dari akun resmi twitter Kementerian PUPR mengunggah aksi nyentrik yang Pak Bas lakukan. Dalam unggahan tersebut Pak Bas berpose layaknya seorang fotografer profesional. Gaya Pak Bas yaitu seperti sedang membidik sebuah objek dan memang lensa yang panjang milinya. Dalam aksinya tersebut membuat Pak Bas trending di twitter dan mengundang banyak komentar warga Twitter. Sudah di-retweet sebanyak 2000 kali dan di likes sebanyak 9600 kali. “Benar-benar Menteri pekerjaan umum, apapun yang bisa dikerjain pasti dikerjain. Yang penting urusan infrastruktur BERES semua” tulis pemilik akun @miduk17.

    Pak Bas memang dikenal sebagai Menteri yang paling jenaka. Tidak heran kalau warganet selalu tergelitik dengan tingkahnya. Sampai sampai beliau dijuluki sebagai “Menteri Meme” karena tingkah kocaknya. Hal unik lainya ialah Pak Bas pernah tampil dengan memainkan alat music drum dalam sebuah acara. Kemudian sekelas beliau seorang Menteri hp beliau adalah nokia jadul. Kejadian ini dapat dilihat dalam kanal YouTube milik Sekretariat Presiden berjudul "Kunjungi IKN, Presiden Jokowi Gunakan Jalur Laut, 25 Oktober 2022". Dalam video itu Pak Jokowi dan Pak Bas terlihat berdiri di depan Bendungan Sepaku Semoi. Ketika ringtone khas nokia banget, sontak membuat Pak Bas terkejut. Beliau ketika itu langsung mematikan hp nya dikarenakan masih menemani Pak Jokowi. 

    Begitulah sosok Pak Bas, seorang Menteri yang nyentrik. Banyak hal positif yang data kita ambil dari beliau. Pribadi beliau yang sangat sederhana sekali dan tidak gengsian. Beliau menyelesaikan tanggung jawabnya dulu baru hobinya. Dalam hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim, Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Kekayaan itu bukan soal keberlimpahan harta benda dunia, melainkan kekayaan yang sejati adalah kekayaan jiwa." Dinyatakan seseorang kaya bukanlah  dihitung dari banyak uang yang dimilik, berapa nominal yang ada di ATM, tetapi orang kaya ialah orang yang punya kekayaan jiwa. Kekayaan jiwa yang menentramkan hati dan bisa mendamaikan pikiran. Sehat selalu Pak Bas.


Referensi:

https://pu.go.id/profile-pejabat/dr-ir-m-basuki-hadimuljono-msc





Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar