Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Arogansiku

Sumber: google.images


Oleh: Indah Mawaddah Rahmasita

Kala ku berjalan

Melewati tiap-tiap renungan

Tersentak dalam raungan

Seorang gadis manis

Merajuk pada ibunya

Mataku pun tak kedip

Menikmati tingkah lucu rajukannya


Oh Tuhan

Apakah ini yang kau sebut emosi jiwa?

Jika iya, masihkah ada lagi emosi yang bisa aku nikmati?

Kala itu,

Aku tidak berhenti

Masih ku susuri jalan renungan ini

Hingga ku terantuk dinding di depanku

Sampai aku berkata “ Aduh”


Oh Tuhan ..

Apakah ini yang kau sebut rasa sakit ?

Jika iya, terima kasih

Kau telah mengingatkanku,

Akan rasa sakit diatas rasa arogansiku


Kini 

Aku menyadarinya,

Bahwa yang ku miliki ini,

Bukanlah milikku,

Arogansi ini 

bukanlah milikku juga,

seharusnya arogansi ini,

milik anak itu,

milik anak yang merajuk itu,

aku tiada hak untuk semua ini ,


Tuhan

Ibu itulah yang berjasa,

Seharusnya anak itulah yang berbangga,

Bukan aku, Tuhan

Aku hanyalah pemimpin

Yang tersesat dalam arogansiku,


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar