Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Kemenangan Yang Tertunda, El-Jidal Tetap Semangat Dalam Berlomba


Oleh: Ahmad Rofiqi Hasan 

Sudah menjadi khalayak umum, dalam sebuah perlombaan/pertandingan didalamnya terdapat menang dan kalah. El-Jidal adalah komunitas bahasa arab yang ada dibawah HMPS jurusan Bahasa dan Sastra Arab Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang, di awal bulan Oktober ini, El-Jidal mengirimkan 3 delegasi debat untuk menjajal keberuntungannya di event “Pekan Araby” ke-XXXII dengan tema “Implementasi Bahasa dan Sastra Arab dalam aktualitas Komunikasi Internasional di Era Society 5.0” yang diselenggarakan oleh HMPS Sastra Arab Universitas Negri Malang. Event perlombaan ini dimeriahkan dengan beberapa cabang lomba seperti Munadhoroh Ilmiyyah untuk kategori Mahasiswa dan Khatbah, Tadimul Qishah, Kalighrafi, Musabaqah Qiroatil Kutub, Musabaqah Tilawah Al-Qur’an dan juga Olimpiade Bahasa Arab untuk kategori SMA/MA sederajat.

Pada kesempatan tersebut, El-jidal yang dinahkodai oleh Husain Rifa’i sebagai ketua/presiden El-Jidal masa 2022-2023, mengutus 3 delegasi tim debatnya untuk ikut serta dalam kegiatan perlombaan Pekan Araby Universitas Negri Malang. Dimana 2 timnya terdiri dari mahasiswa MABA dan 1 tim berikutnya terdiri dari mahasiswa semester 3 dan 5. Dengan penuh semangat juang para peserta utusan El-Jidal mengikuti rundown acara yang sudah disiapkan oleh panitia lomba, mulai dari pendaftaran, Technical Meeting hingga mengikuti perlombaan.

Tampak begitu antusias para peserta delegasi El-Jidal mengikuti runtutan kegiatan perlombaan, sampai tibalah di hari awal perlombaan Munadzhoroh Ilmiyyah/Debat bahasa Arab. Ahad, 09 Oktober 2022 adalah awal meniti perjuangan para peserta utusan El-Jidal di event Pekan Araby yang diselenggarakan oleh HMPS Sastra Arab Universitas Negri Malang.
Didampingi oleh teman-teman kabinet El-Jidal seperti Betti Wulandari, Ummi Hasanah dan Ahmad Zaimul Umam dari Kabinet 19.

Untuk pertama kalinya para peserta utusan El-Jidal mengikuti perlombaan Munadzoroh Ilmiyyah secara online, karena pada event sebelumnya para peserta utusan mengikuti perlombaan Munadzoroh Ilmiyyah secara offline di event Festival Jazirah Arab (FJA) yang diselenggarakan oleh HMPS BSA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Maka pendamping utusan menyiapkan segala kebutuhan guna persiapan lomba dengan matang, dari perangkat yang akan digunakan (Handphone atau Laptop) dan jaringan kuota/data yang maximal.

Bertempat di Las Cofee yang bersebelahan dengan Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, para peserta dahulu datang, menyiapkan perangkat dan data guna mengikuti perlombaan Munadzoroh Ilmiyyah yang dimulai pukul 07.00 WIB. Dipertandingan pertama utusan El-Jidal 2 menghadapi Universitas Darussalam Gontor Putri dengan mosi Dewan ini menolak deklarasi 3 periode kepemimpinan Jokowi”. Kemudian pada pertandingan berikutnya El-Jidal 3/BSA UIN Maliki bertemu Al-Manabir Universitas Negri Malang dengan mosi “Dewan ini meyakini bahwa kinerja Polri tidak maksimal dalam mengusut kejahatan Ferdy Sambo.”dan ditutup dengan tim El-Jidal 1 yang bertemu Al-Farabi dengan mosi “Dewan ini percaya bahwa rencana tidak diwajibkannya SKCK dari Polisi bagi Calon Anggota DPR 2024 merupakan wujud jeleknya birokrasi di Indonesia”.

Setelah para peserta rampung melaksanakan perlombaan di pagi harinya, tibalah waktu pengumuman babak penyisihan dengan sistem gugur pada siang harinya, yang dimana hasil tersebut akan meloloskan 8 tim dari para peserta/tim Instasi yang mengikuti kegiatan Pekan Araby. Diantara yang lolos ke babak selanjutnya (Perempat Final) adalah Al-Quds dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, IDIA dari Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan Madura, Al-Abqari A/B dari Fakultas Dirosat Islamiyyah Universitas Islam Negri Syarif Hidatullah Jakarta, Al-Manabir Universitas Negri Malang, BSA Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al-Farabi dan BSA Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Senin, 10 Oktober 2022 adalah babak lanjutan dari babak penyisihan yaitu babak perempat final, BSA Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang yang diwakilkan oleh Ahmad Rofiqi Hasan sebagai Mutakallim 1, Rifqi Maulana Hidayat sebagai Mutakallim 2 dan Aziz Aufarul Umam sebagai Mutakallim 3 yang berhadapan dengan tim Al-Abqari A Fakultas Dirosat Islamiyyah Universitas Islam Negri Syarif Hidatullah Jakarta dengan mosi “Dewan ini menolak rencana perubahan skema pensiunan bagi PNS dari pay as you go ke fully funded” yang dimana pada pertandingan tersebut tim BSA Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang terpaksa mengakui kekalahan oleh tim rivalnya dari Ibu Kota Jakarta.

Dengan hasil tersebut, delegasi El-Jidal terpaksa gugur diawal pertandingan sebelum menginjak di semi final. Aad Nur Sayyidus Syuhuur Baking selaku debater senior El-Jidal 2016 menyapaikan “Buat yg belum lolos, tetap berproses dan interopeksi diri, kesempatan masih banyak asal mau terus meningkatkan kemampuan. OJO KAPOK, KABEH ONOK WAYAHE.🔥🔥🔥untuk memberikan motivasi untuk para debater muda/junior untuk terus berproses dan menjalani langkah demi langkah, senada dengan ucapan Ustadz Anwar Mas’adi, MA selaku pembina El-Jidal “Menang kalah tidak masalah, yang penting kalian mau berjuang dan menjadikan event perlombaan ini sebagai batu pijakan awal untuk terus berproses, karena sebaik-baiknya latihan adalah mengikuti perlombaan” Ucap beliau ketika memberikan arahan kepada para delegasi El-Jidal di KAF PBA Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga Yogyakarta.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar