Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

FILSAFAT MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AL - QURAN


Achmad Fahim Nurfatih



ABSTRACT

The management of islamic education is an art or a way of managing institutions. Using the existing management theory, it is hoped that the institution of education will run smoothly. But, in reality, not all of the problems that exist in education institutions can be solved with management theory, so a philosophical approach to generalize it is necessary to devise a solution. Just the application of education management theory. The islamic education management philosophy study has produced a new code or method that combines the methods of education philosophy with existing management theories, making the code or method a new science that can be applied to education management.

Kata kunci: manajemen, filsafat, pendidikan, ilmu, al - Quran


PENDAHULUAN

Salah satu disiplin yang sedang berkembang dan selalu berkembang ialah ilmu manajemen pendidikan. Fokus disiplin ini banyak menjadi pusat perhatian para pelajar, akademisi, dan sebagainya. Adapun materi yang berkaitan erat dengan disiplin ini adalah bagaimana mengelola lembaga pendidikan umum maupun Islam, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pengaktualisasian, pengawasan dan pengevaluasian yang sangat penting bagi berlangsungnya lembaga pendidikan Islam agar berjalan secara baik dan teratur.

Penggalian sumber – sumber dan alat rujukan utamanya, yakni al – Quran dan Hadits yang dapat dijadikan dasar untuk membangun konsep ilmu pengetahuan terkait Manajemen Pendidikan Islam juga dibahas di sini. 


PEMBAHASAN

  1. Definisi dan Hakikat Filsafat Ilmu

Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani philosophia, philo berarti cinta dalam arti yang luas, yaitu ingin, dan karenanya lalu berusaha untuk mencapai yang diinginkan itu; sophia artinya kebijakan dalam arti pandai, pengertian yang mendalam, cinta pada kebijakan. Aristoteles mengatakan bahwa filsafat adalah pengeteahuan dan penelitian tentang sebab-sebab dan prinsipprinsip segala sesuatu . Dan Descartes mengatakan bahwa filsafat adalah penyingkapan kebenaran terakhir.

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan filsafat adalah berfikir kritis dan mendalam secara sistematis tentang semua hakikat di dunia ini sehingga melahirkan kebijaksanaan dan kebebasan.

Setelah itu, penulis akan mendefinisikan ilmu. Ilmu adalah sebuah pengetahuan yang diperoleh berdasarkan metode universal. Penyelidikan atas suatu objek tertentu dengan metode dan sistem tertentu secara mendalam akan melahirkan suatu ilmu. 

Dapat kita simpulkan bahwa filsafat ilmu adalah berpikir kritis  dan mendalam secara sistematis tentang hakikat segalanya sebagai objek objek pengetahuan dan ilmu sehingga melahirkan kebijaksanaan dan kebebasan.

  1. Ruang Lingkup Filsafat

Filsafat sebagai induk dari segala ilmu terdiri dari berbagai ilmu khusus yang terus mengalami perkembangan. Berikut adalah ruang lingkup filsafat:

  1. Metafisika

  2. Epistemologi

  3. Metodologi

  4. Logika

  5. Etika

  6. Estetika

Berdasarkan klasifikasi di atas dapat dicermati bahwa filsafat ilmu mencakup berbagai disiplin ilmu sesuai dengan pembidangannya. Dan termasuk perkembangan disiplin ilmu manajemen pendidikan Islam.

  1. Manajemen Pendidikan Islam

Manajemen pendidikan Islam terdiri dari tiga kata unsur yang akan kita bahas terlebih dahulu sebelum masuk ke definisi Manajemen Pendidikan Islam. 

Manajemen menurut bahasa berarti pemimpin, direksi, pengurus, yang diambil dari kata kerja manage yang berati mengemudikan, mengurus, dan memerintah. Menurut Hadari Nawawi adalah merupakan kegiatan yang dilakukan oleh manajer dalam memanage organisasi, lembaga, maupun perusahaan.

Pendidikan adalah sebuah disiplin yang berkaitan dengan metode pengajaran di sekolah atau lingkungan seperti sekolah yang bertentangan dengan berbagai metode sosialisasi yang tidak resmi dan tidak formal.

The world “Islam” means “submission to the will of God”. (Kata “Islam” berarti “tunduk kepada Allah”).

Sementara itu, penulis mendefinisikan Manajemen Pendidikan Islam sebagai Suatu proses  penataan atau pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber daya manusia muslim dan menggerakkannya untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif. An Islamic education management process that involves Muslim resources and moves it to achieve  the objectively and efficiently as illustrated in the above sense.

  1. Manajemen Pendidikan Perspektif Al – Quran

Konsep manajemen pendidikan Islam menurut pandangan al – Quran adalah sebagai berikut:

  1. Fleksibel

Fleksibel yang dimaksud di sini adalah tidak kaku. untuk menghidupkan kreativitas para pengelola lembaga pendidikan maka perlu dikembangkan evaluasi yang tidak sematamata berorientasi pada proses melainkan dapat dipahami pada produk dan hasil yang akan dicapai, jika pandangan ini dipahami, maka manajemen dalam hal ini kinerja manajer atau pemimpin pendidikan tidak hanya diukur dengan menggunakan telah terlaksana progam yang ada, tetapi lebih dari itu adalah sejauh mana pelaksanaan itu melahirkan produk-produk yang diinginkan oleh berbagai pihak. 

Petunjuk al – Quran mengenai fleksibilitas ini tercantum pada surah al – Hajj ayat 78:

وَجَٰهِدُوا۟ فِى ٱللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِۦ ۚ هُوَ ٱجْتَبَىٰكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِى ٱلدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ

 Artinya: Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.

  1. Efektif dan Efisien

Pekerjaan yang memberikan hasil seperti rencana semula, sedangkan pekerjaan yang efisien adalah pekerjaan yang megeluarkan biaya sesuai dengan rencana semula atau lebih rendah, yang dimaksud dengan biaya adalah uang, waktu, tenaga, orang, material, media dan sarana. 

Kedua kata efektif dan efisien selalu dipakai bergandengan dalam manajemen karena manajemen yang efektif saja sangat mungkin terjadinya pemborosan, sedangkan manajemen yang efisien saja bisa berakibat tidak tercapainya tujuan atau rencana yang telah ditetapkan.

Ayat-ayat al – Quran yang sesuai dengan perihal diatas adalah Surat al-Kahfi ayat 103-104:

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُم بِٱلْأَخْسَرِينَ أَعْمَٰلًا ()   ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

Artinya: Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya”.

  1. Terbuka

Yang dimaksud dengan terbuka disini bukan saja terbuka dalam memberikan informasi yang benar tetapi juga mau memberi dan menerima saran / pendapat orang lain, terbuka kesempatan kepada semua pihak, terutama staff untuk mengembangkan diri sesuai dengan kemampuannya baik dalam jabatan maupun bidang lainnya al - Quran untuk berlaku jujur dan adil yang mana menurut kami hal ini merupakan kunci keterbukaan, karena tidak dapat dilakukan keterbukaan apabila kedua unsure ini tidak terpadu. Ayat al - Quran berlaku jujur dan adil yang keduanya merupakan kunci keterbukaan itu, ada dalam surat An-Nisa ayat 58 sebagai berikut:

إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا۟ ٱلْأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ أَن تَحْكُمُوا۟ بِٱلْعَدْلِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ سَمِيعًۢا بَصِيرًا

Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat.

Dari pernyataan diatas jelas bahwa kepala sekolah mempunyai kekuasaan untuk mempengaruhi keefektifan sekolah melalui kepemimpinan dan interaksi mereka. Serta sekolah yang berhasil disamping mengadakan pertemuan secara rutin, juga kepala sekolah menerima dan meminta masukan dari staff sekolah dan jarang melakukan pekerjaannya sendiri

KESIMPULAN

Demikian uraian singkat terkait dasar dasar filsafat manajemen pendidikan Islam dan dasar-dasar al – Quran harapan dapat memberikan tambahan khazanah keilmuan khususnya terkait hakikat atau makna, kegunaan dan ruang lingkup manajemen pendidikan Islam. Dan pada akhirnya dapat digunakan dalam pengelolaan pendidikan Islam.


DAFTAR PUSTAKA

George R Terry, Prinsip-prinsip Manajemen, Bumi Aksara, Jakarta, 2006

Hasan Hanafi, Pengantar Filsafat Islam, Bulan Bintang, Jakarta 1982

Kattssof, Pengantar Filsafat, Bulan Bintang, Jakarta 1

Made Pidarta, Manajemen Pendidikan Indonesia, Rineka Cipta, 2004.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar