Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Buruh Petik



Buruh Petik

Moh. Rizal

Tanganku sebagai wali

Dengannya membekas sidik di paku suara

Bergantian sebagai wakilku

Dan mungkin ribuan tangan lain sebelumku

 

Seketika jejak kala itu teringat

Tentang seorang wanita yang menangis jeru

Lantang suara, mewakili penuh hasrat

Di bilik sunyi, tatap ku tajam meradang

 

Ibarat kebun teh

Kami pucuk daunnya

Tinggi, diatas segalanya

Tapi mengapa selalu kami yang harus dipetik?

 

Pengorbanan!

Saut wanita tadi yang kini jadi buruh petik

Hahaha, Lucu sekali

Gelak tawa santai sang buruh memecah

 

Tenang, jangan serius, jangan tegang

 

Hei tuan, hidup kupertaruhkan

Nyawa sanak di genggamku

Asa ku titipkan

Adakah yang lucu?

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar