Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PAMIT

Sumber Gambar: https://id.pinterest.com/pin/780952391625028258/


Oleh: Arfiatul Aliyah

 

Disepertiga malam kala itu

Aku pernah membenci kabar

Yang membuatku harus merelakanmu

 

Berlari

Mengabarkan sesak

Sepi

Berubah riuh

 

Gaduh suara sirine menyadarkan

Raut kusut wajahnya jelas menggambarkan

Nyata terlihat didepan mata

Tubuhmu terbujur kaku dihadapanku

 

Kubisikkan kata per kata

Meski tahu percuma

 

Untuk terakhir kalinya

Kukecup lembut keningmu

Sebagai ucapan selamat jalan

Atas kepergianmu

 

Percaya tidak percaya

Keadaan mengatakan kebenarannya

Orang-orang silih ganti berdatangan

Lantunan ayat suci terkumandangkan

 

Jiwaku runtuh untuk kesekian kali

Tangis tertahan menyesakkan hati

Akhirnya luruh

Beriringan kepergian kendaraan terakhirmu

 

Adamu layaknya senja

Yang datang sekejap saja

Belum usai memberi salam

Sudah terburu tenggelam  

 




Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar