Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SENI PATAH HATI


Oleh : Ilman Mahbubillah

 

Jam dinding diam berdenting

Jarum berputar secara beriring

Detik yang berdetak, lalu memasung hening

Melahap semua nikmat dengan terbaring kering

 

Kita adalah fana; yang abadi adalah luka

Janji yang menyakiti, mati di dalam baris puisi

Membuatnya buta karena relung nestapa

Menjadikannya abadi dalam prasasti mata

 

Yang fana adalah waktu; yang abadi adalah perasaanku

Temaram lampu lenyapkan lara sebab kepergianmu

Kau datang dengan rindu dan berjuta kata maafmu

Bodoh! Sekali lagi logikaku selalu dikuasai enigmamu

 

"Dukamu Abadi"

Begitulah kata Sapardi

Kali ini, ingin kucoba berdamai dengan kata sendiri

Bermalam dengan sepi; tuk menjalani seni patah hati



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar