Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PANDUAN MENCARI BUKU RUJUKAN DI PERPUSTAKAAN BAGI MAHASISWA AMATIR

Oleh: Muhammad Hadiyan Ihkam

Tugas perkuliahan bagi mahasiswa merupakan makanan sehari-hari. Bahkan tidak dapat dipisahkan. Terutama tugas-tugas membuat laporan, menulis jurnal, bikin­ essai dan lain-lain. Sering kali, dosen memberikan kriteria tugas kepada mahasiswanya berupa harus mengikuti template beliau. Yang sering menjadi lirikan para mahasiswa adalah jumlah rujukan yang harus disertakan dalam tugas tersebut. Bagi mahasiswa jurusan bahasa asing, seperti bahasa arab, terkadang mereka harus menyertakan buku-buku yang berbahasa arab.

Taruhlah contoh tugas menulis jurnal. For your information, menulis jurnal menjadi salah satu momok tugas yang merepotkan sebagian mahasiswa. Tidak mungkin, seorang mahasiswa tidak tahu jurnal kecuali mahasiswa yang sering alpa. Bahkan, bagi mahasiswa angkatan corona (mahasiswa angkatan 2020 dan 2021) mereka akan mendapatkan tugas menulis jurnal. Minimal dosen mereka akan ngasi liat kepada mahasiswanya seperti apa sih jurnal itu. Beda angkatan, beda pula persoalan yang dihadapi. Kesulitan para mahasiswa 2020 dan 2021 adalah mereka belum pernah berinteraksi secara langsung kepada teman sekelas dan dosen yang mengajar. Tetapi, untuk mahasiswa angkatan 2019 ke atas membuat jurnal bikin pusing. Sering kali mereka mengeluhkan jumlah buku rujukan yang terlalu banyak. Berikut panduan mencari buku rujukan di perpustakaan bagi mahasiswa amatir:

1)    Bertanya kepada mahasiswa senior

   Mahasiswa senior di sini bukan mahasiswa semester tua melainkan mahasiswa yang sering main ke perpustakaan untuk sekedar baca buku atau meminjam buku rujukan. Bisa juga bertanya kepada petugas perpustakaan. Biasanya pertanyaan yang sering muncul adalah jam berapa perpustakaan memberikan pelayanan kepada pengunjung, apa saja persyaratan ketika masuk ke perpustakaan, mengingat setiap perpustakaan mempunyai peraturan yang berbeda-beda.

   Contoh perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan perpustakaan kota Malang. Memang betul, perpustakaan itu sama-sama menyediakan buku rujukan unutk keperluan tugas kuliah tetapi kedua perpustakaan tersebut mempunyai atura yang berbeda. Selain mempunyai KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), perpustakaan UIN mewajibkan pengunjungnya untuk memakai baju berkerah dan bersepatu. Pengunjung yang memakai baju koko dan sarungan serta memakai sandal tidak dibolehkan masuk. Sedangkan untuk perpustakaan kota Malang, selain harus membawa kartu tanda anggota, juga mensyaratkan memakai baju rapi dan sopan. Boleh memakai sarung, sandal, dan kaos, asalkan masih termasuk standar norma kesopanan.

2)    Kenali Jenis Buku yang Tersedia

   Tidak mungkin perpustakaan hanya mempunyai satu jenis buku, kecuali perpustakaan fakultas jurusan tertentu. Maka dari itu, pastikan buku yang dicari terdapat di rak perpustakaan. Buat apa ke perpustakaan jika ending-nya buku yang dicari tidak ada. Oke balik lagi. Saya ulangi lagi,bagi siapa saja yang hendak ke perpustakaan harus memastikan apakah bukunya  tersedia atau ngg.

3)    Akses OPAC

   Bagi yang tidak tau OPAC. Sini kumpul dulu saya kasi tahu. Jadi OPAC merupakan bahasa keren singkatan dari Online Public Access Catalog atau disebut juga katalog online. Katalog sendiri diartikan sebagai daftar yang berisi informasi khusus. Dalam konteks ini katalog mengandung informasi mengenai identitas dan letak posisi buku di rak. Karena di era sekarang serba online maka lebih baik sebelum ke perpustakaan, harus mengecheck buku yang dibutuhkan lewat OPAC. Caranya mudah tinggal ketik atau kata kunci di OPAC tersebut.

4)    Hafal nomor rak buku

   Sebenarnya ngg perlu banget hafal nomor rak buku tetapi supaya lebih cepat aja dalam perlombaan mencari buku. Tidak perlu juga menghafalkan nomor rak seperti menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an. Satu-satunya supaya hafal nomor rak buku secara cepat adalah sering-sering berwisata dan cuci mata di perpustakaan. Dengan cara seperti bisa dipastikan akan hafal nomor rak buku secara tidak langsung.

 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar