Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

DISTOPIA PADA LUKA

https://www.instagram.com/p/CUT3D1vBlFy/?utm_medium=copy_link

Oleh : Ilman Mahbubillah

 

Biarkan sejenak; kini duka berkuasa

Dengan basah yang menggenangi pelupuk mata

Hari berjalan seiring cemas dalam merapal doa

Igaunya hadir di setiap malam tuk sekedar menyapa

 

Aku pulang menyusuri jalan fana; menjemput kesia-siaan belaka

Pada rengkuh jiwa; kau pernah ada tuk hadirkan bencana

Berdetak kencang ketika meletakkan renjana cinta

Sedari awal kau tak berniat selamanya berbagi dalam menyeduh bahagia

 

Mungkin ada yang lebih mengerti bagaimana rasa ditinggal pergi

Memilih menikmati pedih dengan caranya sendiri

Mendengar senandung duka dengan tangis yang sudah meringkai

Lalu menyadari akan ada hari dimana luka dan bahagia dipertemukan kembali

 

Jika bisa; ingin kujual helai nafasku pada penadah yang malamnya terjaga

Kuberikan cemasku yang tumpah ruah pada hening tanpa nestapa

Ingin kupadamkan wasangka yang terlanjur membara pada jiwa dengan balutan sentosa

Tuk dapatkan seberkas senyuman yang dulu dihilangkan secara paksa

 

Bila esok lengkung senyumku telah serupa

Serupa dengan gerak parabola secara sempurna

Mengartikan bahwa; kembalinya sesuatu yang disebut suka cita

Akhirnya mengubah pandangku pada bumi menjadi layaknya suraloka

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar