Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SOSIALIS SEDERHANA ISLAM

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fjagad.id%2Fpengertian-sosialisasi-tujuan-jenis-dan-contohnya%2F&psig=AOvVaw0p0lWwM_g-iOEFIeyFYtOV&ust=1630191940536000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCLD_oLio0vICFQAAAAAdAAAAABAE

Oleh: Bagus Isnu H

Enggan untuk bergaul, bercampur, bergotong-royong tidaklah patut, sebab manusia merupakan inti mahluk yang sosial. Dan perbuatan yang menyendiri, “anti-sosial” pun tidak berarti selamanya akan melakukan hal selamanya, adakalanya akan tetap kembali sebagai mahluk inti dan itu kebutuhan manusia. Sering dalam ta’lim diajarkan agar saling membantu yang menjadi kebutuhan kerabat, sahabat, dan seluruh umat yang ada, karena pentingnya jiwa sosialis itu tereduksi dalam setiap mahluk.

Ada sebuah riwayat yang mencontohkan serta mengajarkan bagaimana harmonisasi kehidupan itu dapat diciptakan untuk antar umat dengan tanpa pandang bulu, suku, ras maupun agama. Kisah ini sudah mashur, kholilullah wa nabiyyuna Musa as.  Ketika beliau ditanya oleh Rabb nya “persembahan apa yang engkau berikan kepadaku?”. Seketika itu nabi Musa menjawab sesuai dengan apa yang sudah dikerjakan, “aku berpuasa untukmu Rabb”, lantas Rabb nya menjawab “puasa itu merupakan amalanmu yang kau persembahkan untuk dirimu sendiri”, nabi menjawab lagi “aku berdzikir untukmu rabb”, pun rabb nya menjawab “dzikirmu pun itu hanya untukmu wahai hambaku”, pun sekali lagi nabi Musa menjawab “aku sholat untukmu rabb” dan rabb nya menjawab kembali “ lagi-lagi persembahan sholatmu itu untukmu sendiri hambaku” dan rabb nya melanjutkan “bersedekahlah kamu sesungguhnya itu merupakan perembahan yang nyata untukku (Allah)”.

Lagi-lagi kita sebagai umat dilatih agar bersikap dermawan, dan bahkan sesuai riwayat diatas perintah berderma merupakan langsung dari khooliqul kholqi. Pun dikuati dengan hadis nabi Saw “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari di saat terbitnya matahari: berbuat adil terhadap dua orang (mendamaikan) adalah sedekah; menolong seseorang naik kendaraannya, membimbingnya, dan mengangkat barang bawaannya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah; Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan sholat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hendaklah bagi kita selalu menebar harmoni, dengan tawa, tenaga, dan segala yang ada tentu sesuai dengan kodrat mahluk. 

Sumber:
https://www.popmama.com/big-kid/6-9-years-old/amelia-putri/anak-wajib-tahu-ma-hadis-sedekah-yang-perlu-orangtua-ajarkan/8

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar