Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SECARIK PESAN


Oleh: Ahmad Zahrowii Danyal A.B

Tuai rasa yang sempat amuk
Dengan pandang kecamuk 
Tentang sepanjang kisah caruk

Dahulu.. 
Pangkuku menyebut rengkuh untukmu 
Dermisku menyulam candu bertemu
Ejaku menggagu pada lapan kata sastraku

Namun saat aku menjumput sepimu 
Hampar kita ternyata tak istimewa
Sumpah saja sampai menerpa ada

Aku... 
Hanya dapat membungkam
Mengumbar senyum dalam kelam

Jika... 
Maka...

Jangan datang padaku..
Jangan datang selagi engkau butuh aku

Aku...
Bukan karena ingin jauh
Namun aku terlanjur membaur abu

Aku...
Bukan diriku untuk memupuk yang baru
Secara perlahan engkau buatku remuk

Aku...
Bukan sandaran luka merekah
Yang engkau letakkan pada bara

Maaf...
Bila membuatmu terbawa derai mata
Sampai mengusap derita yang kuterima

Maaf..
Aku tak ingin campak mendera
Sebab kasihku mungkin tersisa

Maaf..
Dering prakata terakhirku pun terkadang duka
Datang praduga pada celah tak terbaca

Terima kasih telah menjadi sayap yang mengantarkanku pada asmara
Terima kasih telah menjadi sebagian hati yang melengkapi jiwa

Karena cinta adalah pesan sempurna tuk menghias senja hingga purnama


Source image: Suara.com
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar