Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MENIKMATI MINGGU TERAKHIR LIBURAN SEMESTER

Oleh : Hilwah Tsaniyah

Memilih pantai sebagai salah satu destinasi yang harus dikunjungi saat liburan semester adalah pilihan yang tak tergantikan sejak tiga tahun lalu aku merantau ke Malang. Ada begitu banyak pilihan pantai  yang menarik, indah dan beberapa pantai juga memiliki keunikannya masing-masing.

Akhirnya pilihan jatuh kepada pantai tiga warna sebagai destinasi wisata liburan semester lalu. Berbeda dari pantai sebelum-sebelumnya yang pernah aku kunjungi. Pantai tiga warna ini harus di booking (reservasi) terlebih dahulu karena tak hanya sebagai tempat wisata, pantai ini merupakan kawasan yang dilindungi yang juga sebagai kawasan rehabilitas dan konservasi mangrove, hutan lindung, juga terumbu karang.

Seperti namanya, pantai tiga warna memiliki gradasi dari tiga warna, yakni biru, hijau, dan coklat kemerahan. Asal warna-warna gradasi itu dari kedalaman masing-masing permukaannya, warna biru pada sisi terdalam, hijau pada sisi terdangkal, dan coklat kemerahannya merupakan warna dari pasir pantai tersebut.

Melihat maps, perjalanan dapat ditempuh sekitar 2 jam lebih menggunakan sepeda motor. Namun tak semudah yang dibayangkan, salah satu dari lima motor bannya bocor. karena sudah dua kali menambalnya kemudia bocor lagi saat di tengah-tengah perjalanan, kami memutuskan untuk mengganti bannya di salah satu bengkel ternama yang dekat dari tempat bocornya ban. Setelah drama ban bocor selesai, kami langsung melanjutkan perjalanan yang sangat molor beberapa jam.

Sesampainya di depan pintu masuk pantai, kami memarkirkan sepeda motor kemudian diminta untuk mengecek suhu badan dan mengisi data diri terlebih dahulu di pos satu. Kemudian lanjut jalan menuju pos dua menggunakan motor. Bagi pengguna mobil dapat memilih berjalan kaki yang jauhnya sekitar 1 km lebih untuk sampai ke pos dua atau menggunakan alternatif lain yaitu menggunakan jasa ojeg yang tersedia.

Motor yang ada diparkiran pun tidak terlalu padat karena pengunjung hanya dibatasi 200 orang dalam satu waktu. Kemudian tak jauh dari tempat parkir membutuhkan beberapa menit untuk sampai di pos dua. Pos ini merupakan tempat tiket dan pemeriksaan barang bawaan yang dibawa saat itu untuk menghindari para pengungjung sembarangan meninggalkan sampah disekitar kawasan rehabilitas dan konservasi mangrove, hutan lindung, terumbu karang, dan sekitar pantai.

Setiap pengunjung disarankan untuk datang berkelompok maksimal 10 orang. Nantinya pengunjung akan ditemani seorang pemandu untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi pantai tiga warna. Dari pos dua menuju pantai membutuhkan waktu sekitar 2 jam, saran dari aku pribadi adalah hindari berpergian ke pantai saat sedang musim hujan. Terutama jika ingin ke pantai tiga warna ini. Jalan menuju pantainya menjadi becek, licin dan dapat mengurangi waktu bermain di pantai.

Rasa lelahnya akan terbayarkan setelah menginjakan kaki di pasir pantai dan melihat keindahan pantai tiga warna. Hamparan pasir putihnya yang lembut dan deburan ombak yang tak terlalu besar itu membuat kami jadi tidak sabar ingi segera menceburkan diri ke air. Karena setiap pengunjung hanya dibatasi waktu 2 jam, kami tak ingin membuang waktu begitu saja. Kami memilih untuk mengambil beberapa foto pantai dan tak lupa foto bersama-sama terlebih dahulu. Setelah puas berfoto ria, kami langsung berenang di pinggir pantai menggunakan pelampung yang telah disewakan.

Tak terasa waktu sudah berjalan hampir dua jam. Kami diingatkan oleh pemandu agar segera bilas badan dan berganti pakaian lalu kembali ke parkiran sebelum langit makin gelap dan pantai juga akan segera tutup. Liburan yang cukup melelahkan namun disamping itu juga banyak cerita dan pelajaran yang kami dapatkan.  



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar