Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

JURUS ATM, JURUS JITU MENULIS SETELAH LIBURAN


Oleh : Ahmad Jaelani Yusri

Halo sobat Nun? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga senantiasa sehat wal afiyah ya. Tak terasa  jadwal piket menulis pondok kita telah berjalan lagi setelah kurang sekitar tiga bulan vakum karena masa liburan. Tentunya banyak dari kita yang merasa kesulitan atau lupa bagaimana cara menulis dengan lancar seperti sedia kala.
Liburan yang panjang ditambah banyaknya aplikasi gawai yang konservatif tentunya membuat kita di posisi yang sangat nyaman. Percaya atau tidak masa pandemi seperti ini membuat kebanyakan orang berlarut-larut kesenangan semu yang ditawarkan gawai atau smartphone. Oleh karena itu sobat Nun, agar berkobar lagi semangat menulis dan berkarya, kami divisi kepenulisan punya tips jitu atau jurus ampuh untuk membiasakan hobi menulis menyala lagi. Jurus tersebut adalah ATM.
Mendengar ATM, tentu di kepala kita akan muncul sebuah mesin yang tak pernah absen dari kunjungan individu. Di Sebelah Pondok Gasek ataupun di sudut kampus UIN tercinta selalu ada ATM. Eitts, tapi ATM di sini bukanlah itu sobat melainkan kepanjangan dari AMATI, TIRU, MODIFIKASI
Jurus jitu ATM sangat banyak diterapkan dalam berbagai lini dan bidang apalagi menulis, oleh karena itu langsung saja kita bahas :
(A)Amati. Langkah pertama jika kita mandeg alias buntu pikiran dalam menulis adalah amati atau melihat atau memerhatikan. Selayaknya kita melihat karya yang sudah terbit atau ada terlebih dahulu. Tentunya bacaan yang kita amati sesuai minat masing-masing sobat. Entah itu berbau Fiksi atau Non-Fiksi. Pastikan sobat Nun, membaca dengan teliti karya yang ingin ditiru sehingga mendapat ide pikiran atau inti permasalah.
(T) Tiru. Langkah kedua setelah mengamati karya adalah –tiru-. Tiru di sini bukanlah menjiplak ya sobat. Bukan copy-paste seperti tugas makalah yang sobat bikin. Tiru ide dari karya yang sobat baca. Misalkan karya yang dibaca adalah Cerpen. Setidaknya kita bisa mengambil salah satu unsur dari cerpen tersebut. Misalkan alur cerita, gaya bahasa atau penokohan. Tulislah karya sampai selesai.
(M) Modifikasi. Terakhir yang harus dikerjakan teman adalah modifikasi karya. Setelah sobat menitru karya seseorang. Karya yang kita buat harus kita ubah atau modifikasi sedemikian rupa. Tentunya kita dapat menambahkan ide, jalan cerita atau pendapat dll. Modifikasi dalam kepenulisan juga dapat diperoleh dari campuran beberapa karya yang dibaca teman-teman. Dengan begitu krya yang dibuat tidaklah meniru 100 % dari apa yang dibaca. 
Nah, Bagaimana sobat Nun? Mudah bukan? Tentunya ATM bukanlah satu-satunya  jurus dalam menulis. Banyak jurus-jurus lainnya yang tak kalah topcer! Tapi pada dasarnya menulis adalah kemauan. Menulis adalah isi hati. Jika tak ada kemauan bukankah tidak bisa menulis sobat? 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar