Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

ULAMA' MAKKAH BERDARAH MINANG


Oleh: Rafi’ Alra

       Syaikh Muhammad Yasin al-Fadani al-Makki merupakan seorang ulama pengarang kitab al-Arba’una Haditsan. Dari namanya yaitu al-Fadani, maka sudah dipastikan bahwa beliau memiliki kaitan erat dengan kota Padang Sumatera Barat. Sedangkan al-Makki menunjuk kepada kota Makkah al-Mukaramah. 
       Ayah Syaikh Yasin bernama Isa dan kakeknya bernama Udik. Saudaranya bernama Muhammad Thaha dan Ibrahim. Sedangkan anak beliau bernama Muhammad dan Faydh.
       Syaikh Yasin dilahirkan di Kota Makkah pada tahun 1335 H/1917 M dan meninggal dunia pada tahun 1410 H/1990 M. Syaikh Yasin dilahirkan dari keluarga yang religius dan tradisi keilmuan yang kuta. Ayah beliau adalah seorang alim terutama dibidang ilmu hadits. Ia pernah mendapatkan ijazah dari ‘Abdullah Ibn Ibrahin as-Sudani. Kedua saudaranya yaitu Muhammad Thaha dan Ibrahimm, juga seorang yang alim dan keduanya pernah mendapatkan ijazah dari Abu al-Mahasin al-Miski. Sedangkan Muhammad Thaha sendiri adalah lulusan Madrasah Dar al-‘Ulum ad-Diniyah yahun 1358 H.
       Pendidikan yang ditempuh oleh Syaikh Yasin ialah mula-mula dari ayahnya sendiri yaitu Syaikh ‘Isa al-Fadani, lalu kepada pamannya yaitu Syaikh Mahmud al-Fadani. Setelah itu beliau melanjutkan pendidikan di Madrasah Shawlathiyyah (1346 H) dan akhirnya di Dar al-’Ulum ad-Diniyyah, Makkah.
       Selain pendidikan formal, Syaikh Yasin juga banyak berguru kepada para ulama besar Timur Tengah. Diantaranya beliau belajar ilmu Hadits pada Syaikh ‘Umar Hamdan, Syaikh Muhammad ‘Ali bin Husayn al-Maliki, Syaikh ‘Umar Bajunaid, mufti Syafi’iyah Makkah, pada Syaikh Sa’id bin Muhammad al-Yamani dan Syaikh Hassan al-Yamani. Dalam disiplin ilmu Ushul Fiqh, beliau menimba ilmu diantaranya pada Syaikh Muhsin ibn ‘Ali al-Falimbani al-Makki, Sayyid ‘Alwi bin ‘Abbas al-Maliki al-Makki dan banyak lainnya. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa guru beliau mencapai kisaran 700 orang.
       Kitab-kitab Syaikh Yasin dalam Ilmu Hadis diantaranya Al-Arba’una Haditsan min Arba’ina Kitaban ‘an Arba’ina Syaykhan, Al-Arba’una al-Buldaniyah, Arba’una Hadistan Musalsal bi al-Nuhad ila al-Jalal al-Suyuthi, Fath al-Allam syarah dari kitab hadist Bulugh al-Maram 4 juz, dan Ad-Durr al-Madhud fi Syarh Sunan Abu Dawud 3 jilid. Karya-karya dari Syaikh Yasin al-Fadani tidak hanya dalam bidang Ilmu Hadits, namun juga dalam Ilmu Ushul Fiqh, Ilmu Fiqh dan juga Ilmu Sanad, Ilmu Falak, Balaghah, Manthiq dan lain-lainnya, seperti Tatmin al-Guhul Ta’liqat ‘ala Madkhal al-Wushul ila al-‘Ilmi al-Ushul, Al-Fawa’id al-Janiyyah hasiyah ‘ala al-Mawahib al-saniyyah ‘ala Qawa’id al-Fiqhiyyah, Al-Mawahib al-Jazilah syarah Tsamrat al-Wasilah fi al-Falaki, Risalah fi al-Manthiqi, Husnu al-Shiyaghoh syarah kitab Durusi al-Balaghah, Al-Asanid al-Makiyyah li Kutub al-Hadits wa as-Siyar wa asy-Syama’il al-Muhammadiyah dan lain-lain. 
       Karya-karya Syaikh Yasin Al-Fadani diperkirakan lebih dari 100 kitab. Kitab-kitab tersebut banyak dijadikan sebagai sumber rujukan bagi para cendikiawan muslim dan juga sebagai rujukan oleh lembaga-lembaga Islam, pondok pesantren baik di Arab Saudi dan juga di Asia Tenggara. 
       Satu hal yang menarik dari beliau adalah kesederhanaannya. Meski beliau adalah ulama terkemuka yang kecerdasannya diakui dunia, beliau tidak segan untuk keluar masuk pasar sendiri berbelanja kemudian memikulbarang-barangnya sendiri dan beliau juga sering terlihat menggunakan kaos oblong dengan sarung sambil duduk-duduk dengan menghisap shisa (semacam rokok arab yang menjadi kesukaannya).

Sumber: http://repository.uin-suska.ac.id/20593/8/8.%20BAB%20III%20%281%29.pdf 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

1 komentar: