Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SEJARAH MIE: MAKANAN PENOLONG ANAK KOST

Pixabay

Oleh: Ahmad Jaelani Yusri

Siapa sih yang tidak kenal dengan mie?, makanan yang satu ini memang sudah sangat familiar bagi bangsa kita. Apalagi dimakan saat cuaca dingin dan perut lapar. Semua orang tentu pasti pernah memakannya walau sedikit.
 
Berbicara tentang mie itu sendiri, kita dapat melihat perkembangannya dari masa ke masa. Mie berasal dari dataran Cina. Cina memiliki sejarah yang panjang, mengalami interaksi budaya dengan bangsa lain sejak dahulu. Pertemuan kebudayaan yang berbeda-beda tersebut menimbulkan asimilasi. Beragamnya penduduk Cina menyebabkan banyak jenis olahan makan yang berkembang. Makanan pokok bangsa Cina adalah padi. Sejak dulu orang-orang telah mengembangkan teknik pertanian dan memproduksi beras sebagai sumber karbohidrat utama.
Seiring berjalannya waktu, orang mulai tahu bahwa bangsa Cina juga mengonsumsi mie. Mie yang dijual di pasaran ada yang berbentuk mie kering mie basah. Mie kering lebih tahan lama karena kadar airnya telah menyusut. Mie yang terbuat dari tepung beras dikenal dengan sebutan bihun, ada juga mie telur yang bahan utamanya tepung terigu dicampur dengan telur dan setelah jadi mie berwarna kekuningan. Mie berbentuk pipih yang beredar di pasar disebut kwetiaw. Negara-negara Asia tidak asing lagi dengan makanan jenis mie karena Cina pernah hampir mengunjungi setiap negara tersebut dan mengenalkan makanan khas daerah sana.
Olahan makanan pokok dari nasi dan mie dari Cina biasanya tersaji dengan cara digoreng maupun direbus. Orang-orang Cina menjual mie goreng yang dicampur dengan berbagai sayuran, jamur, telur dan daging. Dalam budaya Cina, mie merupakan simbol umur panjang. Untuk itu, mie secara tradisional disajikan pada ulang tahun dan pada Tahun Baru Cina sebagai lambang umur panjang. Versi Cina kue ulang tahun adalah mie ulang tahun. Di Jepang, mie dimasukkan ke dalam upacara minum teh Jepang, dan pembuatan mie dianggap bentuk seni. Mie menjadi lebih penting di Jepang setelah Perang Dunia II, ketika kekurangan pangan merajalela dan makanan kering seperti mie menjadi satu-satunya item makanan yang tersedia. Di hampir setiap budaya Asia, mie berhubungan dengan kesejahteraan dan kehidupan yang panjang dan dapat dianggap sebagai kenikmatan makanan Asia.
"Bakmi bisa masuk ke Indonesia bersamaan dengan para imigran dari Tiongkok yang datang bergelombamg selama berabad-abad. Jadi melalui imigrasi dari Tiongkok ke Nusantara," kata Aji Chen Bromokusumo, selaku budayawan dan Sekertaris Umum Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA). Demikianlah yang dikutip dari kanal berita Kompas.id. Tentu hal ini menjadi sebab berkembangnya makanan mie di Indonesia. Apalagi dengan ketersediaan bahan-bahan yang lebih beragam di Indonesia, menjadikan sajian mie lebih variatif dan enak untuk dicoba. Diantaranya ada mie aceh, mie bangka, mie tektek,  mie ayam malang dan sebagainya.
 
Referensi :
https://travel.kompas.com/read/2019/11/27/111100127/sejarah-bakmi-hingga-jadi-favorit-di-indonesia- 
Septianingrum, Anisa.2019. Sejarah Singkat Terbaik Asia Timur. Yogyakarta: Unicorn Publishing.

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar