Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PROLOG SANTRI AKTIPIS


Oleh: Indah Mawaddah Rahmasita

        Santri Aktipis adalah sosok yang sering di temui di lingkup mahasiswa. Sosok ini memiliki tanggung jawab dua kali lipat dari pada mahasiswa biasa. Sungguh menakjubkan manjadi sosok ini. Sudah menjadi santri, menjadi mahasiswa dan juga seorang aktipis. Bagi sebagian orang yang menyandang julukan ini dianggap sebagai orang-orang yang kuat dan memiliki manajemen waktu yang baik. Dimana bisa membagi waktu dengan tepat, ya bisa dikatakan dalam satu waktu bisa berada dalam tiga tempat.Tetapi keberadaan santri ini jarang ditemui, jikapun ada. Mereka adalah orang-orang yang pernah jadi santri kemudian saat kuliah tidak meneruskan kesantriannya dan memilih jadi mahasiswa aktipis saja. Sangat di sayangkan tapi itu sudah pilihan.
        Baik dan buruk menjadi santri aktipis pasti ada. Meskipun begitu, tidak ada salahnya menjadi santri aktipis. Sebab menjadi mahasiswa adalah empat tahun, menjadi santri bisa lebih dari empat tahun serta menjadi aktipis tidak hanya berhenti ketika menjadi mahasiswa saja. Oleh karena itu, selagi masih menjadi mahasiswa dan suka bergelud dalam dunia keaktifisan. Maka sempatkanlah diri menjadi santri. Sebab dengan menjadi santri bukanlah penghalang tetapi adalah jalan.
        Ketika menjadi santri aktipis akan lebih terasa rasa perjuangan dan pengorbanan dalam segala aspek. Kehidupan santri aktipis sendiri lebih berliku dari pada mahasiswa aktipis biasa. Mengapa demikian? Jika tidak kuat menjadi santri aktipis maka banyak mahasiswa melepas julukan santrinya tetapi mungkin sebaliknya melepas julukan keaktipisannya. Hal ini terjadi karena tidak bisa memanajemen waktu serta kemampuan lobbyingnya yang kurang. Oleh sebab itu, ketika menjadi santri aktipis haruslah mampu berfikir kedepan dan bisa memanajemen waktunya, jika tidak, maka keruwetan yang akan menimpanya.
        Jangan malu apalagi bimbang ketika menjadi santri aktipis. Sebab tidak semua orang bisa melakukannya. Seperti yang di jelaskan di atas, baik dan buruk seorang santri aktipis Kembali pada personal pribadi masing-masing. Mampukah atau tidak ?. jika mampu maka lakukanlah , jika tidak ya sudahlah.
        Memang segala hal yang di lakukan terasa berat tetapi ketika di lakukan dengan ikhlas maka kenikmatan yang dirasa. Seperti halnya pengalaman. Pengalaman ini tidak akan terjadi dua kali seumur hidup. Karena waktu yang terus berjalan kedepan dan tidak akan mundur. Oleh karena itu, mantapkan niat serta menata tujuan dengan baik supaya kendala-kendala yang menjadi hambatan bisa dijadikan pelajaran di kemudian hari kelak.
        Menjadi santri aktipis bukanlah pilihan yang buruk sebab pilihan ini adalah tepat. Ketepatannya terletak pada kemaslahatan umat. Dengan menjadi santri aktipis maka sedikit demi sedikit akan mempelajari serta secara tidak langsung sudah berperan aktif di dalamnya. 
       Salah satu peran mahasiswa adalah agent of change.jika di kaitkan dengan santri aktipis maka masih ada kesinambungan. Sebab menjadi agent of change dalam dunia kesantrian adalah keharusan. Adapun arah geraknya tidak harus menjadi pendemo, tetapi berperan aktif dalam hal yang lain. Misalnya, ikut serta dalam pengajian masyarakat, mengajar ngaji, dan lain-lainnya. Jika lingkup mahasiswa aktipis adalah kampus maka lingkup santri aktipis adalalah kampus serta pondok pesantren serta lingkup sekitar pesantren (kemasyarakatan).
        Demikianlah tulisan tentang santri aktipis ini. Sumber inspirasi dalam kepenulisannya berasal yang di rasakan penulis. Sebab kehidupan penulis tidah jauh-jauh dari konteks  yang di tulis ini. Bagi penulis tidaklah ada kerugian jika menjadi santri aktipis, sebab kenikmatan menjadi santri aktipis yang sesungguhnya akan lebih berarti dari pada hanya menjadi mahasiwa aktipis bisa.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar