Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

HEFNI NASIF SOSOK ENSIKLOPEDI BERJALAN



Oleh : Hany Zahrah

Negara Timur Tengah banyak melahirkan sastrawan dan penyair pada masanya. Salah satunya ialah Muhammad Hefni Nasif, yang mentrasfer pemikiran arab dari ensiklopedia ke akademi. Ia lahir pada tahun 1855. Lahir di pinggiran kota Kairo. Ia seorang yatim piatu yang miskin. Ayahnya meninggal sejak Hifni Nasif masih dalam kandungan ibunya. Sejak kecil Ia diasuh dan dibesarkan pamannya. Hifni Nasif mulai belajar membaca dan menulis karena sering datang ke perpustakaan desa. Kemudian dia mengenyam pendidikan ke Al-Azhar untuk menimba ilmu dan tinggal disana selama tiga belas tahun, dan sebelum mengambil ujian dia belajar di House of Science, dan Dia terpilih sebagai salah satu siswa yang lulus setelah akhir Revolusi Urabi, dimana Hifni Nasif berpastisipasi dalam pidato. Karena aktivitasnya dalam revolusi urabi dan hubungannya dengan Syekh Muhammad Abdo, penyair Hefni Nasif diangkat menjadi bawahannya. Dia diangkat di sekolah orang-orang berkebutuhan khusus yang disebut sekolah Al-Khars (Tunanetra) sambil menunggu mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Hefni Nasif merupakan salah satu orang yang melek hukum, sehingga Ia melanjutkan pendidikannya di Institut Hukum. Setelah lulus studi, Dia diangkat menjadi  jurnalis di Kejaksaan, lalu menjadi hakim dipengadilan sipil, pengacara, inspektur Bahasa Arab di Kementrian Pendidikan. 

Hefni Nasif adalah seorang sarjana yang mendalami sejarah pemikiran sastra, peradilan, bahasa dan sastra, hakim, jurnalis, linguistik, revolusioner. Dapat dikatakan bahwa Dia adalah profesor sastra Arab atau akademisi dengan lulusan paling terkemuka dari Universitas Dar Al Uloom dan Hukum pada masanya. Di sekolah hukum, penyair Hefni Nasif menyelesaikan ilmu hukumnya, pada saat ia menjalankan tugasnya sebagai guru hukum Dia mendapatkan kesempatan karena lulus ujian dan mendapatkan nilai tertinggi, menjadi seorang hakim sipil, dan dalam pekerjaan barunya Dia berpindah berbagai posisi di kejaksaan dan peradilan selama dua puluh tahun.

Hefni Nasif juga berkontribusi aktif dalam kehidupan politik. Ia adalah seorang penulis aktif yang mampu menindaklanjuti dan terlibat dengan isu-isu pada masanya. Ia terus menulis sebagai jurnalis, dan berhasil dinominasikan untuk menggantikan Syekh Ali Youssef sebagai pemimpin redaksi Al-Moayad (1913). Sepanjang waktu, Hefni Nasif tetap tertarik pada hobinya menulis puisi dan sastra, Ia juga berpartisipasi dalam acara nasional sastra. Selain kontribusinya yang kuat dalam bidang politik, Ia juga memiliki peran sosial yang tidak kalah pentingnya dengan peranannya dalam menetapkan aturan dan hukum untuk mengembangkan kurikulum bahasa Arab.

Mengenai nilai linguistik dan ilmiah Hefni Nasif tidak ada cara untuk menyangkalnya atau mengabaikannya karena dia telah memiliki banyak pencapaian, diantara pencapaian yang paling menonjol adalah aturan endowmen dalam Al-Quran yang mulia dan simbol nya. Selain itu Hefni Nasif juga menyusun kumpulan awal buku sekolah bahasa arab dengan metode modern, yang ditulisnya dalam buku “Qawaid Al Lughah Al ‘Arobiyyah” tahun 1337 H. Bersama dengan rekan-rekannya telah menyusun kitab “Ad-Durusun Nahwiyah dan Ad Durusul Balaghah” pada dekade 1890an. Kedua buku ini kemudia dijadikan referensi oleh kementrian pendidikan dan juga Syaikh Al Azhar pada waktu itu untuk diajarkan pada pelajar di sekolah menengah Mesir. Pada perkembangannya kedua buku tersebut dikomplikasikan menjadi satu buah buku “Qawaid al-lughah al arobiyyah li-talamidz al madaris ats-tsanawiyah”. Ada dua pembahasan gramatika dalam kitab ini; ilmu nahwu,shorof, dan balaghah. Buku ini awalnya ditulis untuk pelajar penutur bahasa arab di Mesir, karena itu tidak akan ditemui pendalaman kosa-kata (mufradat) ataupun dialog (muhadatsah). Pemaparan gramatika bertumpu kepada definisi dan contoh yang kadang diambil dari Al-Quran atau syair Arab. Buku ini membantu pembaca untuk menghafalkan kaidah gramatika dan belajar menerapkannya dalam teks-teks bahasa Arab.

Hefni Nasif juga mendirikan klub House of Science di Kairo, yang dalam bahasa kita saat ini adalah lembaga-lembaga masyarakat sipil terkemuka. Klub ini merupakan klub pertama dengan karakter intelektual dan ilmiah yang sangat menonjol. Hefni Nasif salah satu pejabat paling senior  tidak tertutup dalam persepsinya tentang eksklusivitas otoritas dalam reformasi. Sebaliknya, ia percaya sejak tahap awal dalam sejarah kebangkitan, pentingnya peran non-pemerintah dalam bidang kemajuan “kerja intelektual”. Langkah berikutnya ialah partisipasi aktifnya dalam pendirian Universitas Nasional bersama Saad Zaghloul, Qassem Amin, dan Mustafa Kamel. Tidak hanya berpartisipasi dalam pembentukan administrasi atau kelembagaan, tetapi sampai pada esensi akademik, pengaturan mata kuliah, dan arahan kurikulum. Hefni nasif terpilih untuk memimpin dewan direktur universitas, dan dia juga bekerja sebagai profesor sejarah sastra arab di universitas tersebut. Oleh karena itu, Dr. Ahmed Dhaif dan Dr Thaha Hussein, yang kemudian diangkat sebagai professor sastra.


Sumber :

Kitab Al-Jami’ fi Al-Adab Al-‘Araby: Al-Adab Al-Hadits, karya Hanna Fakhury

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar