Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

BERBEDA KARENA RASA

Source Image: Anchor.fm


Oleh Siti Rahmatillah

Sekarang, saat aku tau, kalau kamu juga punya rasa yang sama. Aku merasa tak bahagia. Merasa semuanya sedang tidak baik-baik saja. Percakapan yang semula asyik di layar sentuh kini mulai asing dan memberikan nuansa yang berbeda, persis saat pertama kita bertemu. Lagi-lagi aku semakin terjebak dengan rasa yang tak biasa. Kesal, sial dan sangat meresahkan.

Aku harap, itu bukan rasa cinta yang harus kamu ungkapkan sekarang. Tetapi, semuanya dipendam dan selalu diikatkan di setiap doa. Sama, seperti aku yang selalu menenangkan pikiranku terhadap sang pemilik cinta. Dan kalau bisa, cukup saling merasa. Nanti, di saat semuanya sudah siap, mari kita saling berkata. Ku harap, kita masih saling menyebut nama di setiap doa.

Harusnya aku bahagia, jika kau mengungkapkan sekarang dengan memilih jeda yang tidak terlalu lama. Tapi aku takut, takut rasa cinta malah mengakhiri semuanya. Persahabatan yang kita bangun dengan saling menguatkan, bercerita canda tawa, seketika sirna karena rasa. Sekali lagi aku takut, takut tak bisa hahaha hihihi. Karena mengenalmu bukan hanya soal hahaha hihihi semata, tetapi selalu terselip edukasi, mengerti, memotivasi dan menginspirasi. Cerah di kala suram, bersinar di kala kelam dan menuntun jika tersesat di tengah jalan.

Semoga saja sesuatu yang ingin kau katakan adalah berita bahagia dengan mengatakannya pada yang lain. Dengan begitu aku lega walaupun terluka. Tidak mengapa asalkan kau bahagia dan masih menjadi rencana untuk memilikinya, tapi jika benar nyata, aku ikhlas. Karena mencintaimu adalah soal ketulusan. Dan jika yang dituju adalah ketulusan, maka mustahil merasakan kekecewaan.

Bima, 24 Februari 2021



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar