Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

TUNAI USAI


Oleh: Binti Rohmatin Fahimatul Y.

Jangan tanyakan pada rasa dan waktu,

Akulah yang telah meragu

Hingga fajar menjemputmu lebih dulu,

sebelum waktu bersahabat dengan pilu

 

Masih kulayari kebimbangan yang keram dalam penyesalan kini

Mengoyak biduk hati,

dan mematahkan kemudi emosi

 

Akar hati sudah menyesap seluruh duka ku,

Lalu menyimpannya di hamparan buku

Di bulu matamu, kuingin berteduh dari tempias rindu

Di manis rona bibirmu, kuingin menyeduh hangat kopi pagiku

Dulu perihal masa, atau dulu perihal waktu?

 

Sesalku sederas hujan dan sadarku masih mengayuh

Sedihku kini beralih rupa menjadi tetes embun sayu dan rintik hujan seribu

Sungguh, detail aksara wajahmu masih tetap utuh

Di dalam hatiku yang sudah tinggal separuh



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar