Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PETUAH USANG UNTUK DIJADIKAN OPSI


Sumber foto: https://www.law-justice.co/img_post/1/2020/2020-11-                                    21/2ce9c676204a15a952ca0c647e4c50a6_1.jpg

 Muhammad Hadiyan el Ihkam

Berbicara mengenai resolusi, banyak orang yang telah membuat resolusi tetapi hanya wacana belaka. Mari ambil contoh selama satu tahun terakhir. Iya, memang benar, di tahun kemarin bahkan hingga saat ini, dunia masih dihantui dengan pandemi covid-19 entah kapan akan selesai. Di samping itu, sebagian orang menganggap bahwa resolusi tidak berpengaruh terhadap kehidupannya. Cukup mengalir seperti air di sungai. Apapun alasannya, entah beranggapan resolusi  penting atau tidak, kehidupan akan terus berjalan. Karena setiap orang mempunyai cara pandang masing-masing dalam menjalani kehidupan.

Bisa dipastikan, resolusi semua orang di tahun ini adalah hilangnya covid-19 di muka bumi. Memang benar adanya virus ini hanya seperti flu biasa, tetapi bagi mereka yang tidak mempunyai imun yang kuat akan mengalami gejala berat hingga kematian. Hanya karena virus ini semua lini kehidupan terganggu. Pembelajaran tatap muka diubah menjadi sistem daring, pasar, warung, dan toko-toko banyak yang tutup, hingga mobilitas masyarat dibatasi. Meskipun begitu, bagi kita-kita ini, seorang pelajar ataupun mahasiswa, harus tetap berpikir positif,tetap kuat menghadapi rintangan seperti pandemi ini. Untuk menghadapi pandemi ini ada beberapa tips sederhana ini namun dapat menghindari kemonotan hidup ini (rebahan terus menerus):

1.      Bangun Shubuh

Kedengaran sederhana tetapi bangun shubuh merupakan “olahraga mata” yang berat. Buktinya, banyak orang ngopi hingga dini hari tetapi ketika menjelang shubuh mereka tidur, tidak mengikuti salat berjamaah. Ada yang nugas hingga tengah malam tetapi tidak kuat bangun shubuh. Ada orang yang dengan gagahnya sering traveling namun sangat disayangkan ketika adzan shubuh berkumandang, tidur dengan pulas seperti tanpa beban. Sebenarnya tidak mengapa hobi tidur malam atau suka nglembur hingga pagi, hanya saja sangat disayangkan ketika memasuki waktu shubuh tetapi tidak ikut salat shubuh berjamaah.

Cara jitu supaya dapat bangun shubuh adalah dengan paksaan. Maksudnya, memaksa tubuh untuk bangun meskipun mata sangat berat untuk dibuka. Untuk mengawali pertama kali memang berat tetapi jika terus dilakukan selama beberapa hari ke depan bisa menjadi kebiasaan bangun shubuh dengan mudah.

2.      Mengaji

Setelah bangun shubuh hindari untuk menuju kamar, apalagi kasur nan lembut dengan seperangkat bantal beserta selimut hangat. Hampir bisa dipastikan akan tidur. Supaya tidak tergiur untuk tidur kembali bisa melakukan aktivitas mengaji. Sebenarnya tidak harus mengaji sih, yang penting melakukan aktivitas positif supaya tidak tidur kembali.

3.      Olahraga

Jika enggan untuk mengaji, olahraga bisa dijadikan opsi untuk menghindari tidur pagi. Tidak harus keluar ke jalan-jalan atau olahraga berat tetapi cukup bermain lompat tali. Selain lompat tali bisa juga dengan lari-lari kecil di ruang tamu, bermain barbel, dan lain-lain.

4.      Bersih-bersih

Bersih-bersih di sini tidak selamanya diartikan membersihkan ruangan. Maksud bersih-bersih di sini adalah membersihkan barang-barang yang dipunyai atau barang yang disukai. Seperti membersihkan rak buku, membersihkanbarang-barang yang memiliki nilai kenangan, menyampul buku, dan lain-lain. Jikalaupun membersihkan kamar tidur akan membuat suasana hati menjadi gembira. Karena melihat sesuatu yang bersih dan tertata rapi akan memberikan kepuasan tersendiri.

5.      Membaca

Bagi mereka seorang mahasiswa, khususnya mahasiswa sastra membaca merupakan kebiasaan yang harus dilakukan. Jika lagi gabut, bingung mau ngapain, membaca sepertinya sangat cocok untuk mengisi waktu kegabutan. Membaca di sini tidak harus membaca terkait materi perkuliahan tetapi bisa dengan membaca buku yang disukai seperti cerpen, essai, novel, dan lain-lain.

6.      Traveling

Maksud traveling di sini bukan jalan-jalan hingga jauh ke luar negeri melainkan sekedar jalan-jalan di daerah terdekat, seperti berjalan mengitari desa, bersepeda bersama teman-teman menuju tempat yang menarik, dan masih banyak lagi. Melakukan traveling juga bisa dengan mengajak orang tua untuk mengunjungi rumah saudara.

 

Dari beberapa tips di atas tidak harus dilakukan dalam satu hari yang penting dalam menjalani hidup ini tidak rebahan terus apalagi malas-malasan dalam kamar. Karena pada dasarnya hobi keseringan rebahan dan malas-malasan bagi mahasiswa khususnya akan menyebabkan penyakit yang lain, seperti lupa akan materi perkuliahan. Oleh karena itu di masa pandemi ini, mau tidak mau, siap tidak siap, harus tetap semangat dan terus berjuang dalam menghadapi tantangan-tantangan zaman ini.

 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar