Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KEISTIMEWAAN BULAN ALLAH


Oleh: Arfiatul Aliyah

       Kata “Rajab” merupakan derivasi dari kata ‘Tarjib” yang secara Bahasa bermakna mulia. Dikatakan sebagai bulan yang mulia, bahwasannya di bulan ini tidak diperkenankan terjadi gencatan senjata. Pada bulan ini, para wali dan orang-orang shaleh dilindungi dari musuh dan setan. Selain itu, makna lain  dari Bulan rajab adalah persiapan, persiapan menuju bulan sya’ban. 
       Pada bulan ini kita dianajurkan untuk rahmat serta kebaikan allah yang tak akan ada habisnya. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah saw bahwasannya bulan Rajab adalah bulan Allah swt (Syahrullah).
عن ابن عباس رضى الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: رجب شهر الله وشعبان شهرى ورمضان شهرامتى

“ Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku (Rasulullah saw) dan Ramadhan adalah bulan umatku semua. ”
Keistimewaan-keistimewaan pada Syahrullah (Bulan Rajab)

1. Bulan yang penuh berkah

       Pada bulan yang penuh kemuliaan dan keagungan-Nya ini, Allah akan melipat gandakan pahala bagi siapa saja yang memuliakan bulan rajab.

2. Bulan yang baik untuk berpuasa 

       Bulan Rajab adalah bulan yang baik untuk berpuasa, dimana setiap puasa akan mendapat pahala yang sudah ditentukan. Rasulullah saw telah menegaskan bahwa siapa saja yang menjalankan puasa sehari penuh pada bulan rajab murni karena allah, tanpa ada niat lainnya, allah telah menjanjikan surga Firdaus baginya. Sedangkan pahala puasa Rajab dua hari akan mendapatkan dua kali lipat hitungan semua gunung yang ada di dunia. Puasa tiga hari, akan mendapat pahala penghalang neraka. Puasa empat hari pada bulan rajab, akan diselamatkan dari segala bala' yang akan menimpa. Sedangkan pahala puasa selama lima hari akan selamat dari siksa kubur. Dan Pahala puasa enam hari, akan mendapat jaminan bahwa wajahnya akan bersinar seperti saat keluar dari kubur. 
       Adapun puasa tujuh hari adalah ditutupnya tujuh pintu neraka. Sedangkan pahala puasa delapan hari adalah dibukakan delapan pintu surga. Pahala puasa sembilan hari adalah akan bangun dari qubur dengan mengucap kalimat لا اله الا الله dan langsung masuk surga. Dan pahala sepuluh hari berpuasa adalah jalan mulus menuju shiratal mustaqim. Sedangkan pahala puasa sebelas hari adalah tidak akan mendapat tandingan pahala kecuali orang yang sama menjalankan puasa 11 hari. Dan pahala puasa dua belas hari akan mendapatkan pengakuan sebagai hamba yang mulia dibanding dunia dan seisinya.
Hal itu dijelaskan oleh KH Sholeh Darat dalam kitab Lathaifut wa Asrarus Sholat

3. Bulan yang dekat dengan bulan Ramadhan

       Bulan Rajab dan bulan Ramadhan hanya terpisah oleh bulan Sya’ban. Maka dari itu kita dianjurkan untuk mempersiapkan diri dalam menyamabut bulan Ramadhan sejak bulan rajab. Hal ini telah dijelaskan dengan sangat jelas dalam Do’a Rajab, sebagaimana berikut :
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجب وَشَعْبَانَ ، وَبَلغنَا رَمَضَانَ
" Ya Allah berkahilah kami pada bulan rajab dan sya’ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadhan. ”

Sumber:
https://islam.nu.or.id/post/read/52001/fadhilah-sedekah-di-bulan-rajab
https://republika.co.id/berita/q67kje366/keutamaan-bulan-rajab-bulan-yang-dimuliakan-allah
https://dalamislam.com/info-islami/makna-bulan-rajab-dalam-islam
https://islam.nu.or.id/post/read/67324/keutamaan-bulan-rajab-menurut-kh-sholeh-darat-semarang-1

Source Image: https://pin.it/4HWFDOI

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar