Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

DO'A DALAM BOTOL KACA


Oleh : Ilman Mahbubillah

I
Gus, ternyata kau masih buta.
Benar kata mereka; aku bukan benci,
hanya kecewa. Kelak jika rampung sudah 
bentang sayapku suaramu tak akan 
sebisik pun terdengar olehku, sebagaimana
suaraku selantang apa pun tak pernah 
sampai ke telingamu

II
Malam ini aku berkelana, menyusuri tanah
hingga sampai pada celah-celah untuk
udara. Malam ini aku habis menjelma
kata-kata yang larut dalam semoga nan
paling muluk. Dan malam ini, aku membusuk

III
Lagipula, gula sudah serupa merica, dan serupa
lada. Lagipula, hari-hari melebur menjadi 
setiap tenggak dan teguk. Lagipula, aku masih
bukan sesiapa, mengambang setengah mati 
dalam botol-botol kaca.

IV
Dan apalah seorang pemabuk jika bukan
seorang pengemis, berlutut dan menangis.
Kami meminta pintu, jika tidak pintu maka 
jendela, jika masih tidak maka setidaknya satu
lilin saja untuk temani sendiri kita. Apa pula
gelap ini jika bukan kedua tangan kami yang 
sibuk menutup mata



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar