Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

خصائص اللغة العربية

Mosoah.com

Oleh: Dihyat Haniful Fawad

Seperti diketahui oleh kalangan penutur bahasa Arab asing, bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat istimewa. Ada banyak sekali karakteristik dalam bahasa Arab secara global dapat dipelajari. Dalam kitab فقه اللغة العربية مدخل لدراسة موضوعات فقه اللغة karya Uril Bahruddin dijelaskan enam karakteristik bahasa Arab, sebagai berikut:

1. Karakteristik Suara dalam Bahasa Arab

Bahasa arab  memiliki fonem bahasa yang sangat banyak dari pada bahasa bahasa lainya.  Dibandingkan dengan bahasa Indonesia, bahasa arab memiliki ciri khusus dalam pengucapan fonemnya. Mengapa demikian karena hal itu akan sangat berpengaruh pada makna bahasa arab itu sendiri. Oleh karenanya dalam pengucapan fonem pada bahasa arab sangatlah perlu diperhatikan. Berikut ciri khusus dalam bahasa arab: 

a. Vokal panjang (مد) 
b. Bunyi suara yang berasal dari tenggorokan
c. Bunyi tebal seperti huruf ظ، ض، ص،  dan ط
d. Tekanan bunyi dalam suatu kata atau kalmiat   (النبر) 
e. Bunyi konsonan

Dalam bahasa selain bahasa arab pengucapan fonem seperti panjang pendeknya vocal suara, huruf tebal, tekanan, tidak ada kekhususan dalam pengucapanya juga tidak merubah makna bahasa tersebut. Tetapi dalam bahasa arab hal itu sangat diperhatikan betul karena nantinya akan berpengaruh pada segi maknannya.

2. اللإشتقاق  (Derivasi)

Derivasi merupakan Membuat suatu bentuk kata dari katalain yang semakna, sama kata dasar dan susunannya. Kata kedua merupakan peribahan makna dengan kata dasar yang sudah berubah jumlah huruf dan bentuknya. 

Dari definisi yang disebutkan di atas dapat ditarik beberapa per- syaratan derivasi dalam bahasa Arab:

a. Harus ada kata dasar dan ada kata jadian (yang dibentuk)
b. Ada kesamaan antara kata dasar dan kata jadian dari segi huruf asal. 
c. Ada kesamaan antara keduanya dari segi makna. 
d. Ada perubahan makna baru dari bentuk kata jadian.

Dalam ilmu shorof terdapat istilah tasyrif, yang mana apabila kita mentasyrif satu kosa kata maka akan muncul puluhan bahkan ribuan kata, padahal masih Cuma satu kata. Oleh karena itu bahasa arab sangatlah kaya akan kosakata hal ini juga merupakan salah satu karakteristik pada bahasa arab. Dengan adanya derivasi ini kita juga dapat mengetahui lagi secara mendalam tentang kata dan turunannya dalam bahasa arab yang mana untuk menghasilkan makna yang pas pada konteks yang diinginkan.

3. Karakteristik Kata dalam Bahasa Arab.

Kata dalam bahasa arab sangatlah unik, karena dalam setiap kata sangat diperhatikan mulai dari segi mudzakar/ muannatsnya, syakal/ I’rab, wazan, dan susunannya. 

a. Mudzakar/muannats

Dalam bahasa arab kata yang bersifat mudzakar dan muannats biasanya dibedakan dengan menambah huruf ta’ marbutha (ة)  atau dengan melihat dari segi makna , missal nama orang wanita seperti  عاءيشة، زهرا pada kata زهرا itu tidak ditambah dengan huruf ta’ marbutha (ة) karena dari segi makna sudah menunjukkan arti muannats.

b. Syakal/I’rab

Kata dalam bahasa arab sering terjadi perubahan I’rabnya tergantung pada susunan pada kata tersebut.

c. Wazan (timbangan/ukuran)

Dalam kata bahasas arab juga memperhatikan wazannya, hal ini bertujuan agar mendapatkan makna yang pas pada konteks yang diinginkan.

d. Susunan kata

Kata kata yang di susun akan membentuk suatu kaliamat (الجملة) . dalam bahasa arab ada dua yaitu الجملة فعلية  yang mana susunan ini didahului oleh fi’il/pekerjaan kemudian fa’il/pelaku dan  الجملة اسمية susunan ini kebalikan dari الجملة فعلية  yaitu fa’il dulu kumudian fi’il. 

4. Arabisasi

Kaidah/aturan dalam bahasa Arab mirip dengan aturan dalam masyrakat. Sebagaimana kita ketahui bahwa anggota masyarakat Arab dalam kehidupan mereka, mereka akan terikat dengan hubungan kekerabatan, solidaritas, dan gotong royong. Begitu pula dengan bahasa Arab, dalam bahasa arab kata-kata terikat dengan pola/sistem tertentu seperti pada hurufnya, suaranya, susunannya, bentuk, dan strukturnya.

Ketika ada seorang asing yang masuk ke kelompok masyarakat tertentu maka dia harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan, adat, dan aturan kelompok tersebut. Sama halnya dengan lafad asing yang akan masuk ke dalam bahasa Arab maka lafad tersebut harus terikat dengan aturan yang ada dalam bahasa Arab seperti dalam hal bentuknya,sighotya, dan lain-lain agar bisa menjadi anggota yang sempurna dari keanggotaan rumpun bahasa.

Dalam bahasa Arab pengalihan bahasa asing ke bahasa Arab digunakan istilah التعريب  sementara dalam bahasa lain di gunakan istilah استعارة  peminjaman (kata). dan arabisasi merupakan salah satu bentuk pertemuan bahasa Arab dengan bahasa lain dalam tingkat kosa kata.

5. Karakteristik Makna Lafadz Bahasa Arab

Metode bahasa Arab dalam penetapan lafadz dan penamaan di dasarkan beberapa perkara di antaranya:

a. Memilih salah satu sifat yang di miliki oleh sesuatu yang akan diberi nama atau beberapa bagian atau aspek yang di miliki sesuatu tersebut atau dengan menetukan fungsinya, pekerjaannya, atau dari pecahan kata yang menunjukan kepada fungsi dan pekerjaan sesuatu tersebut.

b. Bahasa Arab mempertahankan makna-makna asli yang menunjukan kepada kesamaan.

c. Mengacu pada karakteristik paling menonjol dari nama dan menyoroti itu atau ‘amil dasar dan fungsinya, tidak seperti bahasa asing yang mengacu kepada bentuknya atau susunannya atau bagiannya. Contohnya seperti penamaan “sepeda” dalam bahasa Arab mengacu kepada cara kerjanya, tampilannya dan penggunaannya. Sedangkan dalam bahasa Perancis, disebut “yang memiliki roda dua” mengacu kepada bagian-bagiannya, susunan-susunannya, keadaannya yang tak berubah. Dan contoh lain “mobil” yang mengacu penamaannya pada cara kerjanya sementara dalam bahasa Perancis menggunakan kata “automobile” yang bermakna yang bergerak sendiri.

Dan terlihat jelas pemikiran orang Arab dan kehidupanya dalam kosa kata bahasa. Contoh seperti pada masa setelah islam dalam pengambilan kata الوالي والحاكم . Kata الوالي  berasal kata الولاية  yang berarti rezim, atau masa jabatan dan menunjukan bahwa itu adalah suatu pekerjaan dan bukan tirani, sedangkan kata الحاكم  berasal dari kata الحكم  yang berarti pemerintah atu kendali yang menunjukan bahwa itu adalah sebuah beban bukan sebuah kehormatan.

Dan bahasa arab adalah metode dalam pengklasifikasian keberadaan, maka kosa kata bahasa arab menunjukan bahwa orang arab telah mengklasifikasikan perwujudan dengan pengklasifikasian yang lengkap, akurat, dan logis yang membuat heran dan takjub. Dan menunjukan kepada tingkat pemikiran tinggi yang jarang di capai bangsa- bangsa lain dalam sejarah hidupnya.

6. Ringkas (الإيجاز  )
Yaitu mengumpulkan makna yang banyak dengan menggunakan lafadz/kata yang lebih sedikit, akan tetapi tetap jelas dan sesuai dengan maksud. Dan ijaz dalam bahasa arab terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya:

a. Ijaz dalam huruf

Saat kita menulis harokat dalam Bahasa arab kita bisa menulisnya di atas huruf atau di bawah huruf. Sedangkan dalam bahasa asing penulisannya menggunakan huruf yang sama yang di letakan di sampingnya dan membutuhkan tempat yang sama lebarnya atau bahkan lebih. Terkadang dalam bahasa asing kita membutuhkan dua huruf untuk mempertemukan huruf dalam bahasa Arab yang hanya satu huruf misalnya خ maka kita perlu menuliskan (kh). dan kita juga menghapus sebagian huruf dari yang kita ucapkan seperti : لكن  - هكذا -  ألئك . Dan di dalam bahasa arab kita juga bisa memasukan huruf ke huruf lainnya seperti عمّ,  ممّ  dan lainnya.

b. Ijaz dalam kata 

Dengan membandingkan kata dalam bahasa Arab dan bahasa lain kita bisa melihat bahwa bahasa arab lebih efisien dalam pengunaan kata seperti kata أم dalam bahasa Arab hanya membutuhkan dua huruf saja, di banding dengan bahasa Inggris  atau bahasa prancis yang memakai kata mother dan mere dengan penggunaan huruf yang lebih banyak.

c. Ijaz dalam tarkib

Contohnya adalah كتابك  bisa kita lihat dalam contoh di samping, kata di samping hanya menggunakan 5 huruf sedangkan dalam bahasa lain seperti bahasa inggris menggunakan kalimat your book yang menggunakan 8 kata.

Dalam bahasa arab ijaz bisa menjadikan kalimat berdiri hanya dengan satu huruf contonya adalah huruf فِ  yang bermakna perintah yaitu penuhilah (kamu laki-laki). huruf tersebut seudah memenuhi kriteria kalimat yang sempurna karena di dalamnya sudah ada subjek dan predikat. Dalam bahasa Arab ada lafaz-lafaz yang sulit untuk diungkapkan dengan bahasa lain yang jumlah bilangan yang sama seperti pada isim fiil berikut : شتان  (there is a great diffrence). Contoh lain pada bentuk nafi dalam bahasa Arab لم أقابله  sedangkan dalam bahasa inggris ( I did not meet him). Dan contoh lain seperti dalam Al-quran Al-fatihah yang mempunyai 31 kata dan akan menjadi 70 kata jika di terjemahkan ke dalam bahasa Inggris.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar