Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

TANYAKAN PADA DIRIMU


Oleh: Rafi’ Alra

Kehidupan di bumi. Kita seperti dipaksa memasuki sebuah hutan yang sangat lebat. Tak ada pilihan apa-apa. Kita dijatuhkan ke samudera Pasifik dan tenggelam di palung Mariana.

Dunia memaksa kita untuk mempelajari setiap seluk beluk kehidupan. Memaksa kita untuk mencapai sebuah akhir yang indah. Barang siapa yang salah jalan, maka dia akan tersesat. Tak mudah untuk keluar dari ketersesatan diri dalam sebuah kehidupan. Kamu perlu kembali dan tak ada jalan pintas, karena semakin kamu mencari jalan pintas maka semakin pula kamu akan tersesat.

Masuk ke dalam dunia ini, kita tak diberi pilihan. Namun, untuk keluar dari hutan tersebut kamu punya banyak sekali pilihan. Memilih jalan yang benar tentunya adalah keinginan semua orang. Namun prespektif kebenaran bagi setiap orang tentu berbeda-beda. Andai Tuhan memberitahukan kepada semua orang tentang standarisasi kebenaran, tentu semua orang akan berjalan pada jalan yang benar. Nah, pertanyaannya apakah semua orang orang menyembah tuhan yang sama? Bahkan tatkala mereka saling menyalahkan satu sama lain.

Sejak awal, manusia sudah diberi pengetahuan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Sejak kecilpun kita sudah diajarkan mengenai hal mendasar tersebut. Orang tua adalah guru pertama yang mengajarkan hal tersebut. Namun kehidupan terkadang akan memaksa kita untuk membenarkan hal-hal yang salah.

Tetaplah berjalan pada jalan yang benar agar kamu bisa terhindar dari ketersesatan. Carilah pergaulan-pergaulan yang positif. Seberat apapun permasalahan hidupmu tetaplah menjadi orang baik. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa “orang jahat adalah orang baik yan tersakiti”, hapuslah kata-kata tersebut dari hidupmu. Setiap orang pasti akan mengalami keterpurukan. Namun, bukan berarti dengan keterpurukan tersebut kamu menjadi jahat. Ingat!!! Tetaplah jadi baik, agar drama kehidupanmu tidak terlalu berbelit-belit. Syukuri lalu nikmati, aku yakin kamu adalah orang hebat. Tetaplah semangat wahai orang gagal.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar