Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KURINDUKAN "20"



Oleh Ahmad Zahrowii Danyal Abu Barzah

Dua puluh detik lalu
Terjangan telapak menjejaki sejarah
Menguraikan kalam dalam alur mundur
Pada peristiwa yang memendarkan cahya mulia

Dua puluh menit lalu
Goresan pena mendiktekan tentang hawa
Yang menerangkan pelosok jiwa dalam-dalam
Bagai mutiara dalam lautan 
Nan berharga diantara penghuni jawara

Dua puluh jam lalu
Seakan pertanda telah menderai pada cerita
Kisah sahaja tentang seorang pelita
Yang menafikan kemungkaran fakta
Hingga singgah menetap singgasana

Dua puluh hari lalu
Rembulan sudah merana pada meronta
Menerpa takdir yang tak terduga
Beribu jiwa merintihkan derai-derai netra

Wahai doa yang kuistiqomahkan
Kupasrahkan sang pelita pada pencipta
Untuk menitikkan rela jauh dengannya

Wahai dzikir yang kutanamkan
Kudekapkan parasnya dalam haluan
Untuk mememorikan kebersamaan dengannya


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar