Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

TIPS JITU MEMBACA PUISI DARI HELVY TIANA ROSA

Satupena.id

Oleh : Ahmad Jaelani Yusri

Halo Sobat Nun! Bagaimana kabarnya hari ini?. Kali ini admin  ingin membagikan beberapa tips yang bermanfaat dalam dunia kepenyairan. Tips dan trik  dalam membaca puisi  yang admin kutip dari Helvy Tiana Rosa, saudari Novelis Asma Nadia. Beliau adalah salah satu penulis terkenal dengan berbagai karya sastranya. Salah satunya karyanya yang fenomenal adalah Novel “Ketika Mas Gagah Pergi” yang dijadikan film oleh Aksi Cepat Tanggap Sinema Art tahun 2016 dan lebih uniknya lagi film ini dibuat dari dana patungan para pembacanya di seluruh Indonesia.
Baiklah berikut tips membaca puisi ala Helvy Tiana Rosa :
Pertama, bacalah Puisi Berulang-ulang. Membaca puisi berulangkali itu dapat meningkatkan pemahaman terhadap makna dan penafsiran terbaik. Baca puisi bukan hanya teks puisi, tapi juga konteks dari puisi tersebut.

Kedua, jangan ada jarak antara puisi dengan kita. Saat kita membaca puisi, usahakan puisi yang dibaca itu seakan-akan adalah karya sendiri agar tercipta suatu ikatan batin yang bisa mempermudah dalam menghayati puisi tersebut.

Ketiga, vokal, artikulasi dan intonasi. Perhatikanlah pengucapan (vokal, artikulasi), dan  bagian mana yang perlu mendapat tekanan (intonasi). Jangan lupa untuk menjaga tempo pembacaan agar tidak terlalu cepat atau lambat.

Keempat hayati puisi. Berilah ruh pada puisi melalui penghayatan yang mendalam

Kelima, perhatikan penampilan. Penampilan saat menunjang saat membaca puisi. Karena sudah pasti, penampilan menjadi perhatian pertama penonton. Penampilan itu bisa mencakup ekspresi, gestur, kostum yang pas dengan puisi yang kita bawakan.

Keenam, mengenali medan sekitar. Kenali ukuran dan latar tempat kita membaca. Tentunya membaca puisi ditempat terbuka, tertutup, via zoom, atau podcast tentu sangat berbeda.

Ketujuh, memahami identitas penonton. Memahami siapa dan bagaimana penonton. Apakah anak-anak, ibu-ibu, remaja? Kalangan kampus, perkantoran, dan sebagainya. Hal itu berpengaruh terhadap pilihan puisi, cara kita membaca, dan cara “merebut” ruang.

Kedelapan, buat semenarik mungkin. Garap dan buatlah pembacaan puisi sebagai sebuah pertunjukan yang menarik. Tentu pembacaan puisi yang menarik akan membawa kesan mendalam bagi penonton dan mampu menggugah emosi mereka sehingga bisa memahami isi puisi.

Demikianlah tips membaca puisi dari Helvy Tiana Rosa. Teruslah berlatih! Karena dengan berlatih akan membawa kebiasaan yang berujung keahlian. Semangat untuk pejuang sastra.

Sumber :
https://www.instagram.com/p/CIC1W7nBEfK/?igshid=j4jbj3n63m80 
    
 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar