Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PERANAN GURU YANG TAK TERGANTIKAN OLEH MESIN WAKTU

https://kumparan.com/berita_viral/7-potret-perjuangan-guru-avan-mengajar-ke-rumah-rumah-siswa-di-tengah-pandemi-1tGYbvorYKx

Oleh: Siti Laila ‘Ainur Rohmah

Guru mempunyai peranan besar dalam mencerdaskan generasi suatu bangsa. Di mana figur seorang guru selalu menjadi teladan bagi siswanya. Di sekolah, guru menjadi orang tua kedua yang juga memiliki tanggung jawab dalam mendidik anak-anaknya (murid). Tidak sekedar mendidik, tetapi sosok guru juga harus bisa ketika berperan menjadi fasilitator, motivator, mediator, kulminator, dan sebagainya. Hal seperti inilah yang menjadikan peranan guru tidak bisa digantikan meskipun dengan canggihnya teknologi, karena dengan bertemu, melihat dan berinteraksi secara langsung jauh berbeda dan akan lebih banyak ilmu serta hikmah yang dapat dirasakan seorang siswa.

Sebagai fasilitator, guru mamberikan fasilitas atau kemudahan dalam proses belajar-mengajar. Di sisi lain, guru juga bisa menjadi motivator untuk mendorong dan membangkitkan semangat para siswanya dalam belajar. Dan adakalanya guru sebagai mediator dalam menciptakan interaksi yang baik antar sesama dan orang lain, sehingga tumbuhlah perilaku baik yang tercermin dalam diri siswa.

Di atas hanya beberapa aspek peranan seorang guru yang telah disebutkan. Ternyata begitu banyaknya peran seorang guru, tetapi kenyataannya terkadang kurang mendapat perhatian seimbang atas jasa mereka. Padahal merekalah yang membawa visi mulia ingin mencerdaskan anak-anak bangsa. Dengan segala jerih payahnya, bahkan di musim pandemi kini mereka terjang hanya ingin tetap menyampaikan ilmu walau sekedarnya. Sehingga jangan dikira menjadi guru itu mudah, karena di balik itu ada perjuangan yang besar dilaluinya.
 
Keikhlasan seorang guru dalam mendidik dan mengajarkan ilmu tidak terukur oleh apapun. Meskipun keikhlasan seseorang hanya individu tersebut dan Allah SWT yang tahu. Namun, hal ini bisa terlihat dalam rutinitasnya mengajarkan ilmu dengan semangat sampai benar-benar memastikan apakah siswanya sudah faham atau belum. Ketika itulah bahwasanya guru itu dengan tulus ingin siswanya faham dengan ilmu yang diajarkan, dan berharap bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. Waallahu a’lam

Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2020
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar