Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MASIH


Oleh: Nety Novita Hariyani


Semula aku hanya benih yang engkau tabur di pekarangan
Lalu benih itu tumbuh berkat naungan hujan
Setelah bermekaran, kau semat julukan ‘tak bertuan’
Padahal kau turut mengendus semerbak dari kejauhan

Sebagaimana tiada cahaya rembulan tanpa derma mentari
Akupun tiada bertumbuh tanpa pemberianmu
Meski kutahu kau tak sengaja menebar benih itu
Dalam sanubari, namamu menetap abadi 

Layaknya akar, tiada pegari
Setia mengampu batang untuk tegak berdiri 
Usah lelah menampakkan diri
Akan ada bahagia di kemudian hari

Diamku bukan berarti bisu
Pun bukan semata ketidakberdayaanku
Ada banyak hati yang layak dipayungi
Ketimbang memenuhi ego pribadi

Semesta mungkin bersedih karenanya
Senja hadir guna menyeka duka
Sejatinya setiap insan berhak bahagia
Namun bukan berarti kitalah alasan kebahagiaannya


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar