Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KEBAIKAN COVID-19


Oleh: Siti Rahmatillah

       Tidak bisa dielakkan lagi, pandemi covid-19 menyapa beberapa aspek kehidupan, di antaranya perekonomian, pendidikan, dan kegiatan sosial lainnya. Hadirnya pandemi ini mampu merubah pola kehidupan masyarakat, melahirkan budaya-budaya baru, seperti halnya bekerja dari rumah, kemana-mana memakai masker. Rasa-rasanya hidup dipenuhi pasukan masker ; berperang melawan corona. 

       Polemik demi polemik tak pernah kunjung usai. Antara pilkada yang terus digencarkan dan protokol kesehatan yang terus merebak. Antara percaya dan dongeng belaka bahwa virus ini ada. Belum lagi terciptanya undang-undang cipta kerja, selain menimbulkan kontroversi dari segi subtansi juga dinilai memanfaatkan situasi di tengah pandemi. Belum lagi adanya berita corona mereda  pasca Undang - Undang Cipta Kerja mulai ditawarkan ke publik. Sungguh polemik yang tak pernah habis dan terus berputar penuh teka teki.

       Sebagian besar dari kita merasa bahwa pandemi ini mendatangkan keresahan di tengah kehidupan masyarakat. Keresahan dari segi pekerjaan, dari segi pendidikan, dan dari segi kehidupan bersosial kemasyarakatan. Namun di sisi lain, pandemi ini justru bisa memberikan dampak positif. Nyatanya sebagian besar pemuda Indonesia lebih produktif di tengah pendemi ini. Hal itu dibuktikan dengan membuminya informasi yang menawarkan seminar, diskusi, minat dan bakat, dan kegiatan-kegiatan produktif lainnya. Dan inilah yang kurang disadari oleh kita semua. 

       Membuminya kegiatan dan edukasi secara online juga disertai dengan kendala dari segi teknis seperti jaringan internet yang tidak memadai, inilah yang menjadi nilai kebaikan pandemi ini. Karena pasca corona, ini akan akan menjadi evaluasi terbesar bagi kita untuk mengetahui segi kekurangan dan kelebihan negara ini, terurama dari segi fasilitas. Bagian mana yang harus dibenahi dan bagian mana yang harus dikembangkan. Terlebih Indonesia akan menghadapi bonus demografi atau yang dikenal dengan sebutan generasi emas 2045.  Maka, akses internet yang baik merupakan kebutuhan utama untuk menunjangnya. Dan pemerintah wajib memenuhi kebutuhan tersebut.

       Sehingga, tidak selamanya yang buruk itu buruk. Oleh karenanya kita harus bijak melihat suatu problematika dari berbagai sisi. Begitu pula dengan hadirnya pandemi ini yang kemudian kita mampu membaca jaringan internet yang kurang memadai, pun permasalahan ekonomi, fasilitas kesehatan, pendidikan dan hal-hal lainnya. Positifnya kita memahami keadaan negara. Bukan hanya tugas para pemerintah untuk membenahinya. Tetapi, ini menjadi tugas dan tanggungjawab bersama. Saling membahu, menghargai, serta memahami kebutuhan antara rakyat dan pemerintah demi terwujudnya Indonesia yang sejahtera.

Sumber: https://m.kumparan.com/kumparannews/kabar-baik-corona-penularan-di-jakarta-menurun-hingga-ekonomi-di-jabar-bangkit-1uVpNH2C2OC?utm_medium=post&utm_source=Facebook&utm_campaign=int

Source Image: detik.com


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar