Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

BADAI SELEPAS CAHAYA


Oleh: Arfiatul Aliyah 

Kala itu, Hari berjalan mulus tanpa ada hambatan 
Memulai pagi dengan senyuman tanpa beban 
Namun, tiba-tiba badai menerpa tanpa pertanda
Meluluhlantakkan segala harap hingga tak tersisa 

Jujur saja, menurut akal belum mampu kuterima
Riuh di kepala menanti datangnya sebuah jeda  
Akibat peliknya polemik nalar dan nurani 
Batin tersiksa mental terluka emosi merajai

Meski berbagai persoalan singgah silih berganti 
Berharap bibir mampu mengulum senyum abadi 
Menghilangkan sedih yang tak sudah-sudah 
Setidaknya ada riang ramah dibalik amarah 

Perihal patah harapan yang sempat membuat jatuh 
Bahkan ketika mata tertutup mampu megundang runtuh 
Menjadi seluruh dan perlahan bangkit setelah rapuh
Meski sedikit hajat dalam penting yang bertumbuh




Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar