Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

BELAJAR JARAK JAUH DAN JAUH DARI BELAJAR


Oleh Ira Safira Haerullah

            Merebaknya Covid – 19 di Indonesia membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ sebagai opsi dalam dunia pendidikan. Hampir seluruh negara juga mengambil kebijakan yang sama selama pandemi ini masih berlangsung. Memasuki bulan ketujuh kebijakan tersebut diterapkan di berbagai jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Berdasarkan data dapo dikdasmen kemdikbud terdata 220.353. sekolah dan 42.587.005 siswa yang melakukan pembelajaran jarak jauh dari sekolah dasar sampai sekolah dasar.

            Pembelajaran jarak jauh dianggap sebagai solusi yang tepat dalam kondisi seperti ini. Penerapan kebijakan tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk peserta didik maupun pendidik. Dimana pendidik dituntut berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh dan peserta didik dituntut mampu memahami serta dapat menyelesaikan masalah sendiri tanpa berinteraksi dengan teman maupun guru sebagaimana biasanya di kelas. Baik daring ataupun luring tetap saja terdapat pro dan kontra di dalamnya.

Berbagai keluh kesah sudah sering bermunculan di berita. Mulai dari peserta didik yang sulit mengakses internet dan sarana yang tidak memadai sampai dengan pendidik yang masih kebingungan menggunakan teknologi. Ketidaksiapan sistem pendidikan jarak jauh adalah hal yang tidak bisa dipungkiri. Persoalan siap atau pun tidak siap memang tidak ada lapisan masyarakat baik individu, lembaga atau bahkan negara pun yang benar – benar siap dalam menghadapi pandemi.

Pemerintah sudah menerapkan belajar jarak jauh sebagai solusi meskipun juga menjadi problematis, namun pembelajaran jarak jauh merupakan keterpaksaan. Terpaksa lahir karena situasi darurat. Tugas kita adalah mengubah pola pikir dan mulai menyesuaikan diri bukan lari dan sembunyi. Setidaknya pemerintah sudah memberikan yang terbaik di tengah pandemi.

Bukankah belajar jarak jauh lebih baik dari pada jauh dari  belajar? Sebab, banyak sekitar kita yang ingin menjadi kita.

Mari mensyukuri hari!

 

Sumber :

http://disdikkbb.org/news/pembelajaran-jarak-jauh-sebuah-keterpaksaan/

https://news.detik.com/kolom/d-5126667/mengatasi-kendala-pendidikan-jarak-jauh

https://www.kelaspintar.id/blog/edutech/plus-minus-sistem-pembelajaran-jarak-jauh-di-indonesia-6166/ 




Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar