Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

TERIMAKASIH DAN MAAF

Oleh : Meisya Eva Natasya

 

Seandainya bisa

Aku ingin kembali kewaktu itu

Kali pertama aku dipertemukan oleh semesta denganmu

Aku ingin membatalkan segala perjanjian dan memilih berdiam

Agar saat itu aku tak akan pernah mengenalmu

 

Seandainya bisa

Aku ingin kita tak pernah ada

Terdengar egois memang

Namun ini kenyataan

Ada hal yang tak bisa dipaksakan

 

Ah, memang sulit sekali untuk mengatakan bahwa aku hanya sepi

Dan kebetulan ada kamu, mengatakan bahwa aku tak mencintaimu

Aku membiarkanmu bermain dalam hatiku

Sedangkan hatiku masih bermain dengan masa lalu

 

Untuk kamu yang tak bias aku cintai

Dengarkanlah ini

Saat sepi marasuk jiwamu jangan pernah mencariku

Percayalah aku tak akan pernah ada disana; dihatimu

 

Ini memang terdengar kejam

Kamu bisa menghardikku

Mengatakan aku tak tahu diri

Mengatakan aku tak tahu terimakasih

 

Tak apa

Aku menyadari semua sisi salahku

Seandainya sedari awal kamu menyadari itu

Mungkin sekarang tidak ada luka di antara kita

 

Terimakasih karena sudah mengisi hariku

Terimakasih karena telah memberi tawa di hari-hari kita

Terima kasih atas senyum yang menghapus air mata

Terimakasih untuk harapan-harapan dan banyak rencana

Terimakasih telah memahami, mendengar, dan memberi solusi

Terimakasih kamu telah sekuat ini

 

Serta maaf

Rupanya aku memang tak pernah bisa selalu membohongi diriku

Maaf sebab aku mengatakan ini semua

Maaf atas luka-luka dihari ini

Maaf atas air mata yang perih

Maaf atas kenyataan aku bukanlah aku

Maaf menjadikanmu riuh ketika sepi melandaku

Maaf atas segala hal palsu

Maaf untuk beberapa waktu yang panjang

 

Terimakasih dan maaf

Terimakasih karena telah mencintaiku

Serta maaf aku tak pernah bisa mengatakan

Bahwa aku tak pernah mencintaimu

 

 

Malang, 03 September 2020

 


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar