Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SAHABAT PERTAMA



Muhammad Irhaz

Namaku  gilang ,saya anak dari pasangan suami istri yang hidupnya berkecukupan sehingga saya sering di manjakan oleh  orang tuaku sehingga ketika aku punya keinginan semuanya hampir tercapai alias terpenuhi  serasa hidup ini serasa syurga dunia ,terkadang terlintas di dalam benak pikiranku apakah ini yang di sebut syurga dunia? Aaaa,,,,, tapi lupakanlah itu semua tidak penting hidup ini hanya perlu di hadapi hayati dan nikmati selama masih di beri kesempatan  ujar gilang dalam hatinya .

Gilang adalah anak remaja yang berumur 17 tahun yang sementara duduk di kelas 3 SMA Negri, sekolah itu tidak terlalu jauh dari rumahnya kisaran 30 menit . Walaupun gilang bersekolah di SMA Negeri tapi ia tidak memiliki teman yang akrab karena kesehariannya ketika pulang sekolah hanya ke tempat Gym atau ke tempat latihan silat karena hobinya hanya itu, ia jarang bergaul bersama teman sekolahnya ataupun kerja kelompok tapi ia termasuk murid yang paling teladan di kelasnya sehingga  ia sering  mendapat peringkat pertama ketika penerimaan raport setiap semester.

Di pagi yang berbeda ketika gilang ingin berangkat ke sekolah hujan turun sangat deras ,tapi ia harus tetap berangkat dan mau tidak mau ia harus menggunakan mobil mewahnya mobil itu jarang ia pakai ke sekolah karena ia tidak mau tidak mau di sangka memamerkan kekayaanya .Dengan merasa terpaksa ia mengunakan mobilnya ia pun menerobos hujan ketika sedang focus menyetir mobilnya gilang melihat anak remaja seumurnya sedang berlari karena anak tersebut tidak memakai kendaraan dan payung dan ada yang tidak asing anak tersebut mengenakan pakaian SMA mirip yang ia kenakan tampa berpikiriberpikir panjang, iapun berhenti dan mengajak anak tersebut naik ke dalam mobilnya.

Heiiii,,,,,, ayok sini naik hujan deras sekali kamu akan kebasahan sampai sekolah 
Anak itu pun termenung sedikit mimpi apa semalam ia di ajak naik mobil ujar anak itu dalam hatinya 
Heiiii,,,, buruan ,,, kata gilang sambil memanggil lagi untuk masuk mobil .

Tampa berpikir panjang anak masuk ke mobil gilang dengan keadaan basah kuyup dan kedinginan.
Terjadilah percakapan anak itu bersama gilang , ehhh,,, kok kamu jalan kaki ke sekolah emang tidak ada kendaraan? tanya gilang  anak tersebut hanya mengatakan eehhh nggak kok pengen aja, Ia menjawab sambil tersenyum kemudian anak tersebut menyebutkan namanya mengajak gilang kenalan.
by the way Namaku Raka kamu siapa? Gilang pun menyebutkan namanya .mereka berdua serasa akrab sekali gilang belum pernah merasakan memiliki teman seperti dan ternyata hobi mereka sama yaitu latihan silat tapi berbedanya Raka latihan bersama ayahnya sedangkan gilang latihan di tempat yang perbulannya berbayar alias di perguruan yang resmi , asiknya mereka ngobrol ehh ternyata mereka sudah berada di depan sekolahnya gilang pun memarkirkan mobilnya dan beranjak turun Raka pun berterimakasih kepada Gilang.

Ketika Gilang ingin beranjak ke kelas datanglah sekelompok anak sepertinya anak itu gank di sekolahnya dan menghampiri gilang, eee,,,,, Anak KUPER (kurang pergaulan) mobil barunya sepertinya mahal yah ,,, sepertinya anak itu ketua gank nya tetapi gilang tidak menghiraukan dan berniat pergi tetapi ketua gank tersebut  menahannya, Eee,, anak KUPER kok sombong bagi duit dong, Anak tersebut memalak gilang  tetapi gilang mengatakan, tidak ada.  Ahhhhh,,, kamu bohong yh periksaaa,, ujar bossnya  namun ketika salah satu gank tersebut memeriksa gilang reflex dengan tangannya dan mengancing tangan orang itu dan mendorongnya dan terpental jatuh.

Ohhh… boleh juga yh kamu anak kuper ujar boss gank tersebut 
Maaf,,,,,,, ngak sengaja ujar gilang sambil menjukurkan tanganya.

Dengan cepat boss tersebut melontarkan pukulan ke gilang dan kedua anak tersebut memegang tangan gilang dan boss gankya terus memukul gilang , ketika anak tersebut ingin memukul kembali datanglah raka menahannya dan menjatuhkan boss gank itu heiiii,,,,, lepaskan dia  Ujar raka dengan tegas raka pun di lepaskan dan jatuh ken tanah. Raka pun bergegas membawa gilang ke UKS untuk mengobati wajahnya yang bonyok.
Ketika Gilang sadar dari pingsannya Raka sudah ada di samping gilang dan mengucapkan terimakasih ke Raka. Rak ,,, makasih yah coba nggak ada kamu udah nggak tau nasibku bagaimana.
Udahhhh lang ,, santai saja lain kali jangan berurusan sama mereka saranku. Ujar Raka.
Dan setelah kejadian itu Gilang dan Raka menjadi sahabat mereka sering berangkat sekolah bersama dan juga gilang sering datang ke rumah Raka untuk latihan silat dan tak perlu lagi ke kota ke tempat latihannya karena ia lebih suka latihan Bersama Raka.

"SAHABAT SEJATI BUKANLAH MEREKA YANG MEMILIKI BANYAK PERSAMAAN , TETAPI MEREKA YANG MEMILIKI PENGERTIAN SETIAP PERBEDAAN"




Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar