Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PERADUAN


Oleh Moh. Rizal Haqqul Yaqin

Akan ku tutur
Doaku padamu sekalipun melantur
Mengadu dalam rintihan ucapan
Menghayati setiap peraduan

Seperti umunya hamba biasa yang tak berdaya
Tak berdaya di
kala duka
Tapi jumawa di
kaka suka
Seperti tak sadar, bahwa kesukaan itu bergiliran dengan kedukaan

Didalam kedukaan ku yang sekarang
Hambamu ini tetap saja tak bisa sanggup agar tak lupa di
kala senang
Untuk tak lupa di
kala berbunga, kepada engkau sang penumbuh bunga
Berdaya apaku ini mengatur jalannya hati

Tapi, sepenuhnya ku sadar hanya engkau tempat sejatinya ku bersandar
Tempat pencurahan segala peraduan
Tempat yang sepenuhnya tepat dalam ku meminta pertolongan
Tempat dalam ku pintai segala permintaan

Dan didalam kedukaan ku yang sekarang ini
Hambamu hanya meminta ini
Ini, rintihan peraduan taubatku
Taubat yang telah kulupa dalam sekian banyak waktu
Waktu yang hanya habis percuma, dengan semua kesia-siaan
Di sepanjang hidup yang sudah tak lama lagi kan berpulang

Dengan selaga ke tidak berdayaanku
Ini adalah taubatku
Dengan segala tuturku kepadamu
Ini adalah rintihan doa peraduanku.


Sabtu, 17 Oktober 2020



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar