Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MENJAWAB BONUS DEMOGRAFI INDONESIA 2045

Oleh: Krisna Aditya Putra

       Indonesia yang sebentar lagi akan memasuki masa bonus demografi memiliki tanggung jawab yang besar untuk memanfaatkan momentum ini agar menjadi modal utama meningkatkan SDM-nya khususnya pemuda milenial saat ini, dimana usia produktif Indonesia lebih banyak dibandingkan usia non-produktifnya. Studi yang dilakukan Badan Pusat Statistik Indonesia menerangkan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 akan mencapai 269,6 juta jiwa yang mana jumlah ini terdiri dari usia belum produktif (0-14 tahun) 66,07 juta jiwa, usia produktif (15-64 tahun) 185,34 juta jiwa, dan usia non produktif (65+ tahun) 18,2 juta jiwa. Namun bila hal ini tidak dibarengi dengan sistem regulasi yang baik bukan tidak mungkin bonus demografi justru akan menjadi dampak negatif yang berbahaya bagi pemuda, dunia usaha, dan industri Indonesia di masa yang akan datang. Pemerintah tidak bisa menganggap remeh fenomena pemuda yang terjadi saat ini, karena peran pemerintah dalam memfasilitasi masyarakatnya sangat diperhitungkan. Untuk menanggulangi hal yang terjadi saat ini, tugas pemerintah untuk membuat regulasi peraturan yang tepat sangat dipertimbangkan, dengan ketepatan dan kecocokan sistem dengan keadaan yang saat ini di harapkan terbukanya peluang-peluang baru untuk pemuda milenial dalam menentukan pilihan, pekerjaan dengan tepat dan benar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki baik usaha mandiri (startup) maupun industri-industri yang semakin modern.
       Permasalahan-permasalahan yang ada saat ini bukan tidak memiliki solusi, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan pemuda produktif dapat bersaing dengan dunia industri dan usaha di masa yang akan datang. Dalam hal ini kepelatihan softskill merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk memberikan fasilitas kepada pemuda agar mampu mengembangkan dirinya. Dalam tulisannya Francesco Sofo dengan buku yang bejudul Pengembangan Sumber Daya Manusia, proses kepelatihan memusatkan pada pembelajaran berkesinambungan, pertumbuhan, dan perubahan, yang membawa hasil dalam pembangunan keterpenuhan kebutuhan sumberdaya internal seseorang. Kepelatihan akan memberikan bentuk dukungan berharga lainnya seperti konsultasi dan pemberian saran, kepelatihan softskill juga akan memberikan rasa percaya diri kepada pemuda karena mereka akan memiliki kemampuan yang cukup untuk menciptakan dunia usaha baru serta beradaptasi dengan dunia industri masa kini. Kepelatihan softskill yang diberikan dapat berupa pemberian implus ilmu-ilmu sesuai dengan bidang masing-masing yang di miliki oleh pemuda yang terlibat dalam kepelatihan ini, selanjutnya para pemuda melakukan riset dan pendalaman ilmu yang dimiliki, setelah para pemuda memahami dan mampu mempraktekan ilmu yang diberikan selanjutnya para pemuda dapat menerapkan ilmu yang diberikan di dunia usaha dan industri secara langsung.

Malang, 5 Oktober 2020
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar