Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KAKEK TUA DAN KERAMAIAN

Oleh: Siti Fathimatuz Zahro'

 

Pernah ku bertanya pada seorang kakek tua lusuh

Penjual sandal japit keliling tak kenal waktu

Pantang pulang tanpa membawa uang

Sekali pun di rumah sebatang kara tanpa sanak saudara

Perantauan jauh tanah seberang berharap kemakmuran di tanah orang

"Adakah perjalanan jauh yang ingin kakek ceritakan pada ku?"

"Tampaknya kerutan dikening melambangkan beban kehidupan tak berkurang". Ujar ku... 

Kakek tua lusuh mulai mengudarakan kisahnya... 

Aku adalah pekebun tulen sayur mayur dari Barat

Sepanjang aku di Barat, Dewi Keberuntungan selalu berpihak pada ku

Panen raya selalu ku terima 

Lahan ku tujuan pertama para saudagar kota

Uang berjuta-juta ku terima dan ku simpan di bawah dipan kayu rumah

Tersimpan rapi dan selalu ku ingat berapa jumlahnya

Aku tak punya brankas besi dengan angka-angka sandi

Namun sepeser pun tak pernah dicuri

Sepuluh tahun terakhir aku baru mengenal apa itu makna hidup

Separuh jiwa ku pergi bercengkerama dengan Tuhan

Anak-anak ku sudah pergi lebih dulu dengan kehidupan baru

Aku mulai belajar menanak nasi dan menyiapkan semuanya 

Sepiring untuk ku dan sepiring untuk separuh jiwa ku

Kali saja dia lapar dan pulang sejenak

Sepuluh tahun aku menyajikan piring cantik

Tapi tak pernah terjamah

Lambat laun pendengaran ku mulai senyap

Pita suara ku semakin mengering

Bercengkerama hanya sekedar menyapa atau negosiasi dengan saudagar kaya

Perlahan semua sunyi dan sepi

Dalam bayangan ku, kata 'kota' itu ramai

Siapa tahu aku akan menemukan banyak suara disana

Tanah ku jual, uang ku dapat dan aku ke kota berharap sebuah keramaian

 



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar