Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

IBARAT PAGI HARI



Oleh: Ahmad Zahrowii Danyal Abu Barzah


Pernah suatu masa
Kujejaki jemari pada secarik origami
Mengukir sendi tuk sejarik kreasi

Pernah suatu ketika
Kujentikkan sungging tuk melukis mimpi
Menghias cendayam di peradaban do-re-mi

Aku ibarat gerimis semu musim semi
Aku terlalu muzammil pada frasa rana surya 
Aku telah bersendu tuk meratap kandas

Ya Tuhan,
Mengapa aku dengki kepada awan
Bahkan mereka saja tak mengenalku
Mengapa aku merintih bagai hujan
Bahkan gerimisnya pun bak penantian

Sebilah kata pagi buatku sadar
Bahwa kejora tak bisa digapai jika pasrah
Bahwa rembulan malu jika semut hanya mendongak
Bahwa dunia segan dipijak jika tak ikhlas

Untuk nanti
Kudapat kembali mendekap biografi sang pencipta
Melekat tak lepas diri nan bahagia

Untuk nanti
Kutempuh aspal dengan nuansa astral
Menjiwai zaman yang tak mengenal amal

Dengan haluan pada...
Romansa ibarat sepasang merpati mahkota
Dilema alun musikalisasi bagai puisi musim bunga
Dan ikatan berharap tuk terdaftar absensi syurga


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar