Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

ENERGI PEMUDA, PEMBANGKIT NEGERI

Oleh: Nety Novita Hariyani


       Indonesia adalah salah satu negara penyumbang sampah terbesar di dunia, sejalan dengan tingginya laju pertumbuhan penduduk yang sekarang telah mencapai ratusan juta jiwa. Kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji yang memanfaatkan wadah berbahan plastik menjadi salah satu faktor yang paling sulit dihindari dalam permasalahan sampah di Indonesia. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan terutama pengelolaan sampah yang baik menjadi faktor kesekian dari permasalahan sampah yang ada.
       Sebagai generasi muda, permasalahan tersebut bukan saja menjadi wacana tanpa solusi. Generasi muda adalah harapan bangsa untuk memecahkan setiap permasalahan yang dapat mengancam negeri ini kapan saja. Bukan saja mencemari lingkungan, permasalahan sampah juga akan mengancam keselamatan jiwa manusia. Lalu, dimanakah peran pemuda seharusnya? Jika orientasi banyak pemuda sekarang hanya berkutat pada materi atau kebermanfaatan untuk pribadinya sendiri, maka negara bersiap kehilangan kesempatan untuk membangun tanah air lebih baik lagi. Pemuda yang seharusnya adalah rela meluangkan pikiran dan tenaganya untuk kepentingan bangsa ini.
       Dalam kontribusi pemuda lewat pikiran yakni setiap ide yang dituangkan terkait pemecahan masalah untuk pembangunan berkelanjutan bagi Indonesia melalui tulisannya. Sedangkan  tenaganya dapat dimanfaatkan untuk menjadi sukarelawan atau semacamnya. Apa kaitannya antara sukarelawan dengan permasalahan sampah? Ada banyak komunitas atau gerakan peduli sampah yang ada di Indonesia, jika komunitas ini terus berjalan tentu permasalahan sampah dapat teratasi meskipun perlahan. Pemerintah haruslah ikut ambil peran untuk menjadikan komunitas ini terus maju, mungkin dengan memberikan apresiasi kepada komunitas tersebut.
       Saya pernah mengalami kejadian yang kurang mengenakan ketika mendaki di salah satu bukit yang ada di sumatera. Ketika itu saya melihat banyak sampah berserakan di area perbukitan tanpa adanya penanggulangan. Secara tidak sadar sebenarnya sampah tersebut sangat mengganggu makhluk hidup yang tinggal disana. Terutama bagi tumbuhan karena tumpukan sampah berakibat tanah menjadi kurang subur. Maka Penting kiranya mengedukasi para pendaki dalam menjaga kebersihan area pendakian, hal ini tidak terlepas dari peran komunitas yang telah saya sebutkan sebelumnya.
Melalui kegiatan volunteer atau sukarelawan yang diadakan oleh komunitas peduli sampah, diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah yang ada di area komunitas tersebut. Perlu juga memanfaatkan kemajuan digital dalam membagikan kegiatan volunteer sehingga dapat menarik banyak orang untuk turut bergabung dalam komunitas. Maka peran pemuda sangatlah penting disini baik dalam kegiatan sukarelawan maupun menshare kegiatan.


Malang, 27 Oktober 2020
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar