Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

DERMAGAMU

Oleh: Muflikhah Ulya


Dermaga itu masih sama
Dikelilingi pepohonan yang kian hari tumbuh menjulang setinggi angan
Ombak yang kian hari mengikis kenangan
Karang yang tetap tegar sekuat harapan
Dan ikan yang terus bergerak selayaknya kehidupan

Sore itu
Matahari beranjak pulang meninggalkan singgasananya
Langit pun muram, wajahnya jingga kehitaman
Angin yang berhembus kencang
Perlahan memainkan hijab abu yang dia kenakan
Gadis itu masih termenung dalam diam
Membiarkan secangkir kopinya dingin tanpa alasan
Menanti langkah seseorang yang akan menemaninya pulang 

Satu hari, dua bulan, tiga tahun dan seterusnya
Langkah itu tak kunjung datang
Gadis itu tetap termenung dalam diam, dan tersenyum seakan tak ada penyesalan
Dia bahagia, meskipun tidak tertawa
Dia tidak sedih, meskipun sesekali air mata menjadi saksi

Gadis itu masih menggenggam erat memori dalam ingatannya
Memutar kembali rekaman suara merdu dalam lamunannya
Meresapi makna di setiap detik, menit, jam dan seterusnya
Menjelajahi dimensi yang tanpa dia tahu jalan keluarnya


Malang, 5 Oktober 2020
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar