Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

TAK PERNAH SERIUS MEMINTA PADA TUHAN



oleh: Siti Fathimatuz Zahro’

Aku pernah menuntut pada Tuhan mengapa aku harus mengenal mu jika itu hanya sebatas tahu
Bertahun-tahun nama mu selalu berkeliaran di lingkungan dan setiap obrolan ku
Seolah tak ada habisnya jika membicarakan tentang mu
Sekali lagi aku tekankan, sekali pun nama mu selalu disebut namun aku hanya sebatas tahu
Apa bisa seperti itu? Jika selalu disebut namun hanya sebatas tahu bukan mengenal
Sepertinya mustahil.....
Namun itu memang berbeda dengan ku
Ku sebut dia tanpa tahu bagaimana sesungguhnya dia
Dia, menampakkan sosoknya kepada ku dengan pembawaan yang berbeda dengan kebanyakan orang tahu atau pun mengenalnya
Saat ku ceritakan bagaimananya maka aku akan mendapat sanggahan dari lawan bicara ku
“Apakah betul itu dia?”
“Siapa yang kau ceritakan?”
“Sejauh aku tahu, dia tak pernah tampak seperti itu”
Atau mengatakan aku terlalu berlebihan mengatakan segala tentangnya
Tapi maaf aku bukan pembohong..... Itu yang aku ketahui tentangnya dan itu yang ia tampakkan kepada ku
Aku mengatakan apa adanya dengan setiap tanda tanya ku
Kamu siapa?
Untuk apa Tuhan menampakkan kamu dihadapan ku dan ada hingga saat ini
Membayangi setiap aku sendiri dan memutar klise rekaman setiap apa yang kau lakukan kepada ku 
Isyarat bibir yang tak pernah orang lain tahu, gerak motorik yang tak pernah aku dapatkan, dan hati mu yang seolah menjauh dari ku namun senantiasa tertambat oleh temali yang kendor
Berulang kali aku tertunduk lusuh pada Tuhan untuk mengharap mengahapus semua tentang mu
Hingga aku berkhayal, ketika orang menyebut nama mu maka aku akan bertanya-tanya dia siapa
Atau ketika aku membuka galeri foto maka aku akan kebingungan dengan foto-foto didalamnya karena disana banyak sekali foto asing dengan paras yang sama
Atau ketika aku membuka-buka percakapan lama dan menemukan chatting panjang berintensitas namun aku tidak tahu itu dengan siapa
Hingga seperti itu aku memohon pada Tuhan
Namun hingga saat ini Tuhan belum mengabulkan harapan ku akan hal ini
Mengapa? Karena aku tak pernah serius sampai hati memohonkan itu pada Tuhan

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar