Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

APA ISI KANDUNGAN BACAAN PADA KITAB MAULID NABI ?



Oleh: Mutiara Rizqy Amalia

Telah kita ketahui bahwa paman Rasulullah saw yang bernama Abu Lahab mendapatkan keringanan siksa sebab rasa bahagia atas kelahiran Baginda Nabi Muhammad saw. Abu Lahab dapat menghisap air yang keluar dari jempolnya setiap hari senin, dimana hari tersebut adalah hari kelahiran Rasulullah. 
Sebenarnya satu wujud cinta yang dirasakan oleh Abu Lahab adalah cinta yang salah,  karena Abu Lahab pada waktu itu belum mengetahui bahwa yang lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal adalah seorang anak yang nanti akan menjadi musuhnya.

Dan kita mengetahui bahwa kelahiran Rasul membuat kesan baik ke alam sekitar,  salah satunya adalah Suwaibah yang dibebeskan oleh Abu Lahab karena turut bahagia atas kelahiran Rasulullah saw. Kita mengharap atas peringatan maulid atau rasa syukur kita atas kelahiran Rasulullah akan dibalas oleh Allah Swt suatu kebaikan yang lebih dari Abu Lahab.

Jika Abu Lahab merasa bahwa cintanya adalah sebuah kesalahan, maka cinta kita kepada Rasulullah saw adalah suatu kebenaran. Karena cinta kepada Rasulullah itulah kita bisa melihat peringatan-peringatan maulid, atau majelis maulid nabi.

 Lalu apa isi yang ada di dalam pembacaan maulid Nabi Muhammad saw? Jangan sampai hanya mulut dan ghiroh semangat yang membersamai kita dalam pembacaan maulid, tapi seharusnya kita mengerti atas kandungan yang ada di dalamnya. 
Al Imam al Habib Salim bin Abdullah bin Umar as-Syathiri radiyallahu anhu mengatakan, bahwa maulid ada 4 unsur :

1. Bacaan al-Qur'an
Di antara bacaan al-Quran tersebut adalah Surah at-Taubah ayat 128

لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu. Sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin, dan Surah al-Ahzab 56

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
Membaca al-Qur'an merupakan salah satu perintah Nabi Muhammad saw, seperti sabdanya  "bacalah al-Qur'an,  karena ia akan memberi syafaat pada hari kiamat".

2. Pujian untuk Rasulullah

ﺃﻧﺖ ﺷﻤﺲ ﺃﻧﺖ ﺑﺪﺭ ، ﺃﻧﺖ ﻧﻮﺭ ﻓﻮﻕ ﻧﻮﺭ

Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya

ﺃﻧﺖ ﺇﮐﺴﻴﺮ ﻭﻏﺎﻟﻲ ، ﺃﻧﺖ ﻣﺼﺒﺎﺡ ﺍﻟﺼﺪﻭﺭ

Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya, Engkaulah pelita hati.

Pujian kepada Rasulullah ini masih dalam tahap yang diperbolehkan, sebagaimana Allah Swt memuji Nabi Muhammad saw. Tidak ada nabi selain Nabi Muhammad yang dipuji oleh Allah Swt sebaik pujian Rasulullah saw, seperti dalam surah al-Insyiroh ayat 1-4, dimana Allah menyebutkan fisiknya secara mendalam.

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,

ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ

yang memberatkan punggungmu?

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ

Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu

3. Sejarah Nabi

Kisah Nabi Muhammad saw sejak dalam kandungan hingga wafatnya beliau diceritakan di dalam kitab maulid. Bagaimana mana kita mencintai jika tidak mengetahui sejarah Nabi Muhammad saw. Dan mengetahui sejarah nabi juga termasuk perintah nabi Muhammad saw. 

أَدِّبُوا أَولَادَكُم على ثَلاثِ خِصَالٍ: حُبِّ نَبِيِّكُم، وَحُبِّ أَهلِ بَيتِهِ، وَقِرَاءَةِ القُرآنِ

Didiklah anak-anak laian tiga hal; cinta kepada nabi, cinta kepada keluarga nabi, dan membaca Al-Qur’an. Dan mengapa waktu mahallul qiyam kita dianjurkan untuk berdiri? Sayyid Alwi al-Maliki berkata, bahwa pada momen tersebut adalah waktu dibacakannya sejarah saat kelahiran Nabi Muhammad saw. 

4. Do'a

Seperti apa yang diperintahkan oleh Allah Swt
ادعوني استجب لكم

Mintalah kepadaku, niscaya akan ku kabulkan

Dan 4 unsur tersebut adalah suatu hal yang diridhai Allah Swt,  walaupun hal tersebut belum pernah dilakukan pada masa Nabi Muhammad saw. Semoga kita diberikan oleh Allah swt keistiqomahan untuk membaca maulid, dan dengan hal itu juga semoga rasa cinta kita kepadanya semakin bertambah dan kelak akan mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat.


***
Tausyiah Habib Muhammad bin Anis Shahab

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar