Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SAYANGI DIRIMU DENGAN MENGURANGI BEGADANG !


Oleh: Nur Sholikhah

“Jangan lupa rajin cuci tangan!”
“Olahraga!”
“Banyak makan sayur dan buah!
“Makan yang teratur!”
“Mandi sehari dua kali!”

  Setiap hari imbauan-imbauan itu tak henti-hentinya diucapkan oleh banyak orang. Pandemi korona yang terjadi akhir-akhir ini telah membuat masyarakat sadar dan terketuk hatinya untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Orang-orang sudah pintar mempraktekkan cara cuci tangan yang benar. Banyak juga yang meminum jamu-jamuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Semua upaya dilakukan agar diri tidak tertular virus yang sudah merenggut banyak korban.
  Namun sayangnya, masih ada satu cara yang sering kali dilupakan banyak orang. Tidur yang cukup. Jangan karena semua kegiatan diliburkan, lalu kita bisa seenaknya mengurangi jam tidur. Ini adalah cara yang salah dan bisa menyebabkan tubuh kita gampang sakit. Sebab, lama dan kualitas tidur kita juga memegang peranan penting bagi kesehatan tubuh.
  Makanya penyanyi dangdut Indonesia, Pak Rhoma Irama menyampaikan pesan dalam salah satu lagunya yang berjudul “Begadang”.

Begadang jangan begadang
Kalau tiada artinya
Begadang boleh saja
Kalau ada perlunya

Kalau terlalu banyak begadang
Muka pucat karena darah berkurang
Bila sering kena angin malam
Segala penyakit akan mudah datang
Darilah itu sayangi badan
Jangan begadang setiap malam

  Nah kan, kata Pak Rhoma kita tidak boleh sering begadang jika memang tak ada gunanya. Misalnya kita rebahan di kasur sambil menonton film hingga larut malam., apa gunanya? Ya mungkin kalau sekali dua kali tidak masalah. Tapi kalau keseringan kita bisa masuk angin dan sakit mata.
Berdasarkan informasi di hellosehat.com, bila kita sudah menjada pola makan yang sehat dan olahraga yang teratur namun tidak diimbangi dengan tidur malam yang cukup, maka usaha hidup sehat kita bisa dikatakan sia-sia. Kurang tidur di malam hari bisa meningkatkan resiko seseorang terkena beberapa penyakit, di antaranya diabetes, penyakit jantung, dan obesitas. Nah yang tidak mau berat badannya semakin menambah, sebaiknya hindari tidur larut malam.
  Manusia dewasa membutuhkan waktu tidur 7- 8 jam setiap malam. Nah, sudahkah kita memiliki waktu tidur  yang cukup? Pasti jawabannya kebanyakan tidak. apalagi jika berstatus mahasiswa. Banyaknya tugas yang menumpuk membuat mereka sering sekali begadang di hadapan laptop atau tumpukan buku. Atau banyak mahasiswa yang begadang hanya untuk sekedar bermain game atau nongkrong di warung kopi.
  Padahal banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dari tidur malam yang cukup dan berkualitas, di antaranya adalah mengontrol berat badan, meningkatkan daya ingat dan daya pikir, membuat kita panjang umur, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu tidur yang cukup juga dapat meningkatkan konsentrasi tubuh ketika akan melakukan suatu aktifitas.
  Lalu bagaimana sih caranya untuk memperbaiki waktu tidur dan kualitas tidur kita? Nah berikut beberapa tips yang dirangkum dari beberapa sumber:

1. Atur jadwal tidur. Usahakan kita tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya. Misalnya tidur pukul 9 dan bangun pukul 4, setiap hari.
2. Mengurangi konsumsi alkohol atau yang mengandung kafein.
3. Buat suasana kamar senyaman dan setenang mungkin.
4. Menenangkan pikiran. Terutama yang sering galau, yuk sayangi dirimu dengan tidur yang cukup.
5. Tidak usah main telepon pintar sebelum tidur. Nah ini yang paling sulit untuk dilakukan. Alih-alih meletakkan telepon pintar, malah menggenggamnya erat dan membaca status-status di media sosial. Alhasil bukannya malah tidur, mata kita malah asyik menelusuri dunia maya.

Sumber:
https://vivahealth.co.id/article/detail/8087/manfaat-tidurberkualitas
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-tidur-cukup/

Malang, 30 Maret 2020
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar