Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

JERUJI LUKA YANG TERSEMBUNYI




Oleh : Thibbiatul Mirza Amalya

Aku belum bisa membasuhmu
Dari malam-malam yang penuh cerita
Dengan segenggam kata cinta
Yang membatik dari dalam hati

Terlena kadang membodohkan jiwa
Membiarkan ia hinggap dalam sketsa semu duniawi
Tanpa ada lentera yang mengawani jalanan
Banyak orang yang mengamini kebetulan

Namun, yakinkah dikau ada suatu kebetulan?
Lantas, kebetulan adalah suatu peristiwa yang tak disangka
Bagaimana dengan kesalahan?
Mungkin jiwa-jiwa terlalu larut pada kejadian

Bahkan kata kebetulan hanyalah bagian dari skenario yang tertuliskan rapih
Di atas lembaran-lembaran Tuhan
Mungkin kata cinta terlalu sempit, terkadang
Pula terlalu luas orang memandang

Maka, kebodohan mana lagi yang tak tampak?
Bukankah manusia terlahir dalam keadaan bodoh?
Biarkan pikiran ini terjeruji dalam lingkup cinta.
Hingga senja kala tak mau sambut petang kita
Juga rona mega yang tak ingin melihat pagi kita.
Dan matahari bersembunyi di balik kawanan awan
Yang gulita dan senyap.



Malang, 16 Maret 2020
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar