Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

FIGHT FOR US, FIGHT ON CORONA


 











Oleh: Ahmad Zahrowii Danyal Abu Barzah

Tepat kian hari lalu
Kabar itu muncul
Menyeruak di antara sejuta kisah hidup
Jiwa pun kalap mempikirkan sembilu

Nahas wabah dua ribu dua puluh
Melalang ruh kian memburu
Air mata menggunung tujuh
Sendu mencandu dalam kalbu

Menetap bak tak sehat
Bergerak disangka terhujam
Diri tak bisa bebas melangkah
Angin juga dapat tak bersahabat

Dunia seakan telah mencapai batasnya
Buana seperti terjerembab dalam luka
Manusia di ambang nestapa
Hingga menciut tak lagi berbungah

Namun...
Dibalik kenyataan yang terdakwa
Terungkap banyak makna
Tentang perihal tak terduga
Tentang soal berbangga

Tuhan pun berkata
"Apa kau telah lupa Aku adalah Sang Kuasa"
"Kau ada karena Aku cipta"
"Sepantaskah kau jawab dengan arogan"
"Bahwa kau memiliki segalanya?"

Maka..
Kuasa berkehendak
Bangga telah terbungkam
Sejarah pun mencatat
Binasa seakan berada di ujung mata

Wahai Dunia....
Bangkitlah...
Kau masih gagah
Kau tempat yang kami pijak
Elok engkau kurindukan
Nadi engkau pun tegar

Wahai burung yang bebas...
Bangkitlah...
Kau adalah harapan
Kau adalah samudra
Geloramu semarakkan
Tuk menyongsong masa depan

Wahai yang terjebak penjara...
Bangkitlah...
Jangan menyerah
Kau bisa bertahan dalam perjuangan
Kau adalah lukisan angkasa
Seringaimu meringkuhkan senja

Dalam tangisan duka
Dalam tawa terbuka
Dalam sayatan rasa
Bergeraklah kalian agar masa berujung perkasa
Tuk menumbuhkan cinta dalam kekelaman


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar