Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PEREMPUAN HARUS TAHU ISTILAH CATCALLING



Oleh: Nur Sholikhah

Catcalling, adakah yang pernah mendengar istilah itu? Mungkin banyak perempuan yang belum mengetahui istilah ini, tapi mereka sudah sering mengalami apa yang disebut dengan catcalling. Entah itu saat di kampus, di jalan, atau di tempat-tempat lainnya.
Istilah catcalling didefinisikan sebagai siulan, panggilan dan komentar yang bersifat seksual dari seorang laki-laki kepada perempuan yang lewat di hadapannya. Sudah pahamkan? Ini pasti sering dialami oleh seorang perempuan, tak peduli dia sedang berpakaian tertutup atau tidak. Tak peduli ia memakai penutup kepala atau tidak.
"Neng cantik, mau ke mana?"
"Duh, gadis manis jalannya kok cemberut aja."
Ucapan-ucapan tersebut sering kali dilontarkan oleh laki-laki entah itu hanya sebagai bahan candaan atau tidak. Yang jelas perasaan kaum perempuan saat mengalami catcalling itu tidak nyaman, meskipun itu hanya sebuah candaan. Perempuan merasa direndahkan, takut, ingin marah, akhirnya memilih diam, dan segera berlalu agar tak berkepanjangan.
Ucapan-ucapan dan siulan-siulan itu masih sering dianggap remeh baik oleh kaum lelaki maupun kaum perempuan sendiri. Padahal hal-hal sepele itu lah yang bisa berujung pelecehan seksual secara fisik. Perempuan menganggap ucapan dan siulan-siulan tersebut merupakan suatu hal yang wajar. Padahal itu adalah kesalahan yang besar. Dan akhirnya tidak banyak perempuan yang berani melawan. Sehingga angka pelecehan seksual di jalan semakin menghantui perempuan.
Perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama untuk mendapatkan ketenangan dan kenyamanan saat berjalan tanpa ada siulan atau komentar, apalagi mengenai anggota tubuh. Dan sering kali perempuan malah sebaliknya, sering mengalami catcalling bahkan pelecehan seksual secara fisik. Hingga terkadang merasa sangat malu dan takut menjadi perempuan saat berjalan di depan para lelaki.
Untuk kaum lelaki yang masih sering melakukan catcalling bahkan kepada temanmu sendiri, hentikan! Hormati dia meskipun terkadang cara berpakaiannya belum sempurna. Jangan hanya menyalahkan mereka karena cara berpakaiannya, lihatlah pada dirimu sendiri yang belum bisa menjaga hati dan mata. Jangan hanya perempuan saja yang diajarkan cara untuk menghindari pelecehan seksual tetapi lelaki juga harus diajarkan cara untuk mencegah tindakan pelecehan seksual.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar