Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MAWAR MERAHKU



Oleh: Muhammad Naufal Hanafiah



Ku bangun dari sejenak mati
Melangkah ke halaman hati
Bahagia sekali
Hendak menilik mawar penghias hati

Hari-hari kurawat dan kujaga
Tak pernah luput dari aman
Disiram dengan kecintaan
Dipupuk dengan ketulusan
Dijaga penuh kesetiaan

Penantian akan kuntum tunbuh
Tak ada satupun jenuh
Setia dalam menunggu
Yang ditunggu pun muncul
Mawarku menguntum

Ranumnya mulai merekah
Memerah darah indah
Harum menari menyeruak
Di sisi lain aku lupa dalam mekar
 Ada duri yang beranjak kekar

Sering kali menusuk dinding hati
Sakit,namun tetap tulus kurawati
Sebuah resiko memiliki
Mawar penghias hati
Indah terkadang menyakiti

Hingga suatu waktu
Hama menyelinap ke halaman hatiku
Memetik mawar merahku
Berlalu tanpa ragu

Tersisa tangkai penuh duri
Tiada indah lagi halaman hati
Hanya sakit berkawan perih
Menusuki dinding hati




Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar