Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

WEJANGAN PEMUDA MASJID



Roychan Uzzaqi

Untuk para sahabat pemuda masjid, penulis menyarankan seandainya   kalian mampu membangun masjid, maka penulis berpesan..

“ Bukalah pintu masjidmu 24 jam, agar engkau tidak malu di hadapan Allah yang telah membukakan pintu ampunan-Nya untuk kita semua disetiap waktu”. Barangkali ada saudara kita yang ingin beri`tikaf malam atau bertahajjud dan pintu masjid yang dijaga oleh ta`mir tetap terbuka, kan Alhamdulillah. Pesan kedua..

“ jangan pernah engkau tulis dilarang tidur dimasjid  karena kamu tidak tau ada beberapa musafir yang sama sekali tidak punya uang untuk menginap di hotel ataupun penginapan dan perkarangan lantai depan masjidlah mereka bisa untuk mengistirahatkan kepenatanya”. Pesan yang ketiga..

“ jangan pernah kamu tulis selain jamaah masjid dilarang menggunakan toilet atau toilet bukan untuk mandi”. Mengapa begitu perhitunganya kita dengan musafir, hanya menumpang buang air kecil pun atau untuk membersihkan diri harus dicegah ?. padahal ceramah khotib mengatakan kebersihan sebagian dari iman. Pesan keempat..

“ jangan pernah kamu tulis jangan membawa anak kecil atau berkata hus jangan berisik!”. Ketauhilah anak-anak kecil itulah yang akan menjadi penerus kita nanti, baik selagi hidup atau sudah wafat. Biasakan anak-anak kita dengan masjid. Pesan kelima..

“ bangunlah masjidmu senyaman mungkin, karena masjid bukan hanya sekedar tempat bersujud, tetapi bisa digunakan untuk bermusyawarah mengurusi masalah umat, menimba ilmu serta menenangkan hati dan mengistirahatkan dzahir dan batin kita”. Pesan keenam..

“ sebelum kuakhiri bila kalian jadi pengurus masjid, jangan bangga jumlah infak yang ratusan juta, tapi tidak digunakan untuk kemakmuran masjid”.

Ingatlah!! Orang berinfak ke masjid itu berharap pahala jariyah. Bagaimana mereka akan mendapatkan pahala amal jariyah dan kamu mendapatkan pahala menjaga amanahnya, sedangkan uang infak mereka tidak kamu gunakan, karena kamu hanya bangga dengan total saldo nya saja!.Apakah kamu tahu, disekitar masjid ada yang terjerat rentenir demi memulai usaha mikro atau usaha kecil ? Dana yang kamu kumpulkan bisa dikelola BMT. Permudahlah setiap orang yang mampir ke masjidmu, barangkali karena amal kecil itu bisa menjadi sebabmu ke surga-Nya. Aamiin..


Dan jangan pernah bilang masjid itu rumah Allah bila kau atur buka dan tutup masjid laksana gudang.


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Darunnun.com
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar