Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

GEMURUH NADI KECILKU


Oleh Ahmad Zahrowii Danyal Abu Barzah

Waktu terus berlalu
Memakan sendu yang riuh
Terbalut oleh jiwa yang tak kenal akur
Nan dipikul kebanggaan palsu

            Wahai rindu
            Yang dirisau kalbu
            Bagai tertusuk panah candu
            Membisu lumpuh dalam tulang rusuk

            Wahai pilu
            Yang menggeram dibalik semua itu
            Bagai kanker dalam tubuhku
            Membengkak rancu tak tentu

Yang kunantikan, semata hanya satu kedipan
Yang kuimpikan,  setara sampai telaga kautsar
Yang kudapatkan, seutas hanya tanda tiruan

Diriku bukan kisaran angan
Diriku bukan takjub an pemeran laga

Semenjak gunung tergejolak
Kau bak awan yang hanya menyerap abu lava
Memaksakan kehendak hampa
Berpendam dusta dalam kesunyian jiwa

Sampai kapan kau berlapang dada
Menerima seluruh ambisi kesatria
Membungkam konduksi rima kata
Yang dirinya miris nestapa

Kujejaki giras nadi hatiku
Tuk temui beribu makna distorsi waktu
Aku, yang dirindukan sinar bintang yang layu






Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar