Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MEMIMPIN SEPERTI KEPEMIMPINAN THALUTH

Oleh : Amalia Zayyin

Allah telah berfirman dalam kitabnya yang berbunyi :
وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا ۚ قَالُوا أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِنَ الْمَالِ ۚ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ ۖ وَاللَّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
البقرة :{۲٤٧}

Artinya : “ Dan Nabi mereka berkata , “ Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu, “Mereka menjawab : Bagaimana mungkin Thalut memperoleh kerajaan yang seharusnya berhak atas kami, sedangkan kami lebih berhak mendapatkannya (kerajaan) dari pada dia yang tak punya kekayaan banyak ? (Nabi) menjawab, “ Allah telah memilihnya untuk menjadi pemimpin atas kalian semua dan  memberikannya kelebihan ilmu serta fisik . “ Allah memberikan kerajaan-Nya kepad siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui .” (QS.Al Baqoroh-247)

Berbicara tentang kepemimpinan yang mengacu pada konsep islam masa kini, yang menjadi tauladan dari dulu sampai sekarang bahkan hingga akhir zaman adalah kepemimpina rosulullah . Suatu negara butuh pemimpin yang patut menjadi tauladan dalam segala hal dan aspek kehidupan . Allah pun telah mengisahkan dalam kitab yabg sudah tercantum di atas tentang seorang lelaki yang tak mempunyai kekayaan harta yang  cukup banyak.

Namun Allah dapat menjadikannya seorang pemimpin di medan perang  di antara orang-orang yang menganggap dirinya tak mampu menjadi seorang pemimpin karena kemiskinannya, mereka menganggap bahwasannya yang berhak menjadi pemimpin adalah dari golongan mereka. Tetapi Nabi Samuil As.yang saat itu menjadi pemimpin mereka menjelaskan kepada mereka bahwasannya Allah sendiri yang telah memilihnya dan mengangkatnya langsung menjadi pemimpin diantara kalian semua.

Allah telah menganugrahkan kepada Thalut ilmu yang luas serta kekuatan fisik yang perkasa . Dan bahwasannya Thalut adalah seorang yang pandai dalam strategi perang, dia memerintah pengikutnya supaya mematuhi aturan yang dibuatnya, jika ada pengikut yang melanggar atureannya maka mereka akan mengeluh dan merasa tak mampu melawan lawan pasukan perang di medan pertempuran.

Dari kisah diatas dapat kita jadikan pelajaran bagi para pemuda dan masyrakat di masa kini . Dapat kita lihat di lingkungan sekitar kita banyak, politik  yang ingin menjadikan anggotanya seorang pemimpin, mereka memilih orang popularitas yang di kenal masyarakat supaya mudah di pilih.

Padahal tidak demikian, bangsa ini tidak butuh kekayaan harta atau orang-orang ternama, bangsa ini hanya butuh seorang pemimpin yang mampu memajukan kesejahteraan rakyatnya, mampu menjadi tauladan, dan membuktikan kerjanya dengan kerja nyata yang dapat  menghasilkan sesuatu yang bermanfa’at bagi kehidupan bangsa kedepannya.

Kisah tersebut juga dapat di jadikan pelajaran bagi pemuda yang hidup di zaman millennial sekarang ini, bahwasannya  seorang pemuda yang diharapkan untuk menjadi pemipin di masa depan bukanlah pemuda yang dari kalangan orang kaya raya ataupun menjadi popularitas di kalangan masyarakat sekitar saja.

Tetapi pemuda yang diharapkan bangsa adalah pemuda yang tidak hanya mempunyai kelebihan fisik namun juga memiliki kecerdasan dalam setiap bidang dan kuat lahir bathin, sehingga jika ada permasalahan dalam bangsa ini pemudalah yang akan menjadi harapan dan dapat memajukan serta mencapai cita-cita bangsa yang belom terlaksana .




Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar